alexametrics
Jumat, 12 Agustus 2022
Jumat, 12 Agustus 2022

Polresta Mataram Ringkus Pengedar Sabu Abian Tubuh

MATARAM-Terduga pengedar sabu berinisial AHS, akhirnya masuk kerangkeng. Pria 32 tahun itu diringkus tim Satresnarkoba Polresta Mataram di rumahnya di Abian Tubuh, Cakranegara, Kamis (19/5) malam.

AHS dikenal licin. Beberapa kali dia lolos dari sergapan polisi. Namun sepandai-pandai tupai melompat akhirnya jatuh juga. Polisi melakukan undercover buy. Sebelum melakukan pembelian, petugas terlebih dahulu memoto nomor seri uang yang digunakan untuk membeli sabu pada AHS.

Usai transaksi, polisi merangsek masuk ke rumahnya. AHS pun kabur melalui pintu belakang menuju pekarangan rumah tetangganya. ”Kita yang sudah mengepung rumahnya berhasil menangkapnya,” tutur Kasatresnarkoba Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama, Jumat (20/5).

Baca Juga :  Kasus Tanah Pecatu, Kades Lembuak Siapkan Bukti Baru

AHS sudah lama menjadi incaran polisi. Saat hendak ditangkap dia selalu berhasil kabur. ”Sekarang baru bisa kita tangkap dengan bukti kuat,” kata Yogi.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa uang yang memiliki nomor seri sama dengan uang yang digunakan polisi untuk membeli sabu di AHS. Selain itu, polisi melacak jejak digital pelaku. ”Dari percakapan di ponselnya terdapat transaksi pembelian sabu,” beber Yogi.

Saat penggeledahan badan dan rumah pelaku polisi tidak menemukan barang bukti sabu. Yang ditemukan hanya plastik klip bening pembungkus sabu serta alat menggunakan sabu. ”Dari hasil tes urine terbukti pelaku ini menggunakan sabu,” kata dia.

Sejauh ini, AHS masih ditahan untuk menjalani proses penyidikan. Mendalami asal usul barang haram tersebut. ”Saat ini belum bisa kita sampaikan jaringannya siapa saja,” ujarnya.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Kembali Meningkat, Jam Malam Kembali Diberlakukan

AHS dijerat pasal 112 dan atau pasal 114 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (arl/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/