alexametrics
Kamis, 25 Februari 2021
Kamis, 25 Februari 2021

Sengaja Kos di Mataram untuk Edarkan Sabu

MATARAM-Polisi menangkap terduga pengedar sabu berinisial NW alias Toni. Pria 34 tahun tersebut ditangkap di kosnya Jalan Halmahera 2, Rembiga Utara, Mataram, Sabtu (20/2/2021).

Setelah diperiksa Toni bukan orang asli Mataram. Dia berasal dari Sepit, Kecamatan Keruak, Lombok Timur (Lotim). ”Dia sengaja sewa kos di sini (Mataram, Red) untuk menjual sabu,” ungkap Kasatresnarkoba Polresta Mataram AKP I Made Yogi Purusa Utama.

Saat penggeledahan ditemukan tujuh poket sabu siap edar. Total beratnya 2,82 gram. ”Dua poket kami temukan di kantong celana. Lima poket di kamar kosnya,” kata mantan Kanit I Subdit III Ditresnarkoba Polda NTB ini.

Selain itu, polisi menemukan satu gunting, dua skop sabu, kompor sabu, bong sabu, pipet kaca, dua timbangan digital, dan dua handphone. ”Informasinya, kamar kos itu juga digunakan sebagai tempat untuk menggunakan sabu,” jelasnya.

Polisi juga menemukan uang Rp 2,2 juta. Uang tersebut ditemukan di dalam dompet Toni. ”Dugaan kami uang itu merupakan hasil penjualan,” ujarnya.

Yogi mengatakan, dari hasil pengungkapan yang dilakukan Polda NTB, beberapa pengedar di Lotim tertangkap di Mataram. Karena sasaran penjualan mereka di Mataram. ”Kami tidak ingin kecolongan,” ucapnya.

Pihaknya masih menelusuri dari siapa Toni mengambil barang haram itu untuk diedarkan. ”Kita masih terus kembangkan jaringannya,” kata Yogi. (arl/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications   OK No thanks