alexametrics
Rabu, 8 Desember 2021
Rabu, 8 Desember 2021

Seminggu Gencarkan Razia, Polda NTB dan Jajaran Tangkap 56 Penjudi

MATARAM-Polda NTB beserta polres jajaran telah melakukan operasi pemberantasan perjudian selama sepekan. Sebanyak 56 pelaku telah dikerangkeng.

Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol Hari Brata mengatakan, operasi dilakukan serentak di polres jajaran. Total 26 kasus yang terungkap. ”Paling banyak kasus perjudian togel dengan 19 kasus, judi kartu 4 kasus, dan sabung ayam serta sabung jangkrik,” kata Hari saat memberikan keterangan pers di Mapolda NTB, Kamis (21/10).

Yang paling banyak mengungkap adalah Polres Dompu dengan lima kasus dan 12 tersangka. Selanjutnya, Polres Sumbawa Barat tiga kasus, tujuh tersangka; Polres Bima Kota dan Polres Lombok Utara masing-masing tiga kasus dan tiga tersangka; Polres Lombok Barat dua kasus dengan 12 tersangka; Polresta Mataram dua kasus, lima tersangka; Polres Lombok Tengah dua kasus, lima tersangka; Polres Sumbawa dan Polres Bima masing-masing dua kasus dengan dua tersangka; Polres Lombok Timur satu kasus, empat tersangka; dan Ditreskrimum Polda NTB mengungkap satu kasus dengan satu tersangka. ”Total seluruhnya 26 kasus dengan 56 tersangka,” ujarnya.

Pelaku judi togel tersebut rata-rata menjual nomor togel secara online. Mereka membuka pembelian togel untuk nomor yang keluar di beberapa negara. Seperti Sidney (Australia), Singapura, dan Hongkong. Pengeluaran nomor di tiga negara itu memiliki durasi waktu. Misalnya, Sidney mengeluarkan nomornya sekitar pukul 14.00 Wita, Singapura sekitar pukul 19.00 Wita, dan Hongkong pukul 23.00 Wita. ”Omzet yang bisa didapatkan per hari bervariasi. Mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah,” beber Hari Brata.

Dari pengungkapan tersebut terdapat barang bukti yang disita. Seperti rekapan pembelian nomor togel serta patio (rumusan nomor togel), kartu ATM, dan handphone. ”Ada juga uang yang kita sita dari hasil penjualan nomor togel,” katanya.

Sementara itu, pada kasus judi adu jangkrik polisi menyita tempat aduan, 25 ekor jangkrik, 34 bumbung jangkrik, serta uang Rp 1,6 juta. ”Uang itu merupakan taruhan yang dilakukan pelaku,” ujarnya.

Polresta Mataram berhasil menangkap bandar togel kelas kakap berinisial SO alias Titi. Dia ditangkap bersama dua anak buahnya. ”Ketiganya sudah ditetapkan sebagai tersangka,” jelasnya.

Hari menjelaskan, operasi pemberantasan perjudian tersebut menjadi atensi dari Bareskrim Polri. Guna menciptakan situasi kondusif di daerah. ”Operasi ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia. Perintah langsung dari Bareskrim Mabes Polri,” terangnya. (arl/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks