alexametrics
Jumat, 26 Februari 2021
Jumat, 26 Februari 2021

Polda NTB Tolak Penangguhan Penahanan Tersangka Bandar Narkoba

MATARAM-Bandar sabu berinisial NJD alias Mandari dikabarkan sudah keluar dari sel tahanan. Namun kabar itu dengan tegas dibantah Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf. ”Mandari saya pastikan masih ditahan,” tegasnya, Jumat (22/1).

Sebelumnya, Mandari melalui kuasa hukumnya telah mengajukan penangguhan penahanan ke penyidik Ditresnarkoba Polda NTB dengan alasan sakit. ”Tetapi kita tolak,” tegas Helmi.

Diketahui, Mandari ditangkap di salah satu hotel di Lombok Tengah (Loteng) Rabu dini hari (6/1) lalu. Dia ditangkap bersama suaminya berinisial GBP dan anak buahnya berinisial SD, ND, KES, GWP, dan GAA.

Terungkapnya peran terduga bandar sabu kelas kakap tersebut, berawal dari penangkapan dua terduga pengedar sabu di Abian Tubuh, Cakranegara, Senin (4/1). Dari pengakuan dua orang tersebut, barang haram tersebut adalah milik SD. Dari keterangan SD, sabu tersebut milik Mandari.

Dari rangkaian keterangan saksi dan bukti-bukti yang ada, Mandari ditetapkan sebagai tersangka. Sampai saat ini dia masih ditahan di sel tahanan Ditresnarkoba Polda NTB.

”Coba kamu lihat sendiri. Masih ada kan?” kata Helmi.

Beberapa hari lalu, Mandari sempat sakit. Atas dasar itu dia meminta penangguhan penahanan. ”Kami dari penyidik sudah membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara. Sekarang sudah sehat,” jelasnya.

Helmi mengatakan, jika tahanan sakit sudah menjadi kewajiban penyidik untuk membawanya ke rumah sakit. Ketika diperjelas penyakit yang dirasakan Mandari, Helmi enggan menjawabnya. ”Kalau sakit itu wajar. Biasanya bandar narkoba itu kalau sudah ditangkap pasti merasakan sakit,” tuturnya.

Penangkapan terhadap bandar sabu di NTB, sebagai wujud komitmen Ditresnarkoba Polda NTB untuk memberantas narkoba sampai ke akar-akarnya. “Saya ingatkan lagi. Para pengedar dan bandar sabu harus segera hijrah. Kalau tidak, kami pastikan akan menangkap kalian semua,” tegas Helmi. (tim)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications   OK No thanks