alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Akhirnya, Berkas Dugaan Korupsi Dermaga Gili Air Rampung

MATARAM—Penyidik Polda NTB akhirnya bisa bernafas lega. Berkas tersangka dugaan korupsi pembangunan dermaga Gili Air dinyatakan lengkap. ”Sudah P21, tetapi belum dilimpahkan,” kata Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana P, kemarin (21/2).

Pada kasus itu, penyidik menetapkan lima tersangka. Diantaranya, kontraktor berinisial ES; pejabat pembuat komitmen (PPK) berinisial AA, dan dua pengawas proyek berinsial LH dan SW, serta pelaksana proyek inisial SU.

Dia belum memastikan tanggal pasti bakal dilimpahkan. Tersangka ES masih menjadi masalah. ”Sekarang (ES,Red) juga terjerat kasus korupsi di Pekalongan, Jawa Timur (Jatim),” ungkapnya.  

ES terjerat kasus korupsi pembangunan pasar di Pekalongan. Penyidik Polda Jatim  langsung menahanannya. ”Sepertinya, berkas tersangka ES bakal terhambat,” ujarnya.

Dia belum menentukan sikap sejauh mana menghadapi tersangka ES. Karena ES harus hadir dalam proses peradilan dalam kasus ini. “Kita belum lihat seperti apa mekanismenya untuk menuntaskan penanganan kasus khusus tersangka ES,” ungkapnya.

Yang pasti, mereka tetap akan berkoordinasi dengan Polda Jatim untuk membicarakan permasalahan tersebut. ”Kalau koordinasi sih, pasti,” ucapnya.

Imam Sofian Penasihat hukum ES mengaku sudah berkoordinasi dengan penyidik. ”Belum ada solusi yang tepat. Apakah akan menunggu sidangnya disana selesai terlebih dahulu atau seperti apa. Belum ada solusinya,” kata Imam.

Jika tidak dihadirkan di NTB, perkara tersebut kemungkinan bakal tersendat. Karena terdakwa harus dihadirkan dalam proses persidangan. ”Sesuai dengan pasal 164 KUHAP (Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana),” ujarnya.

Pembangunan dermaga itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2017. Pagu anggarannya Rp 6,7 miliar. Nilai kontrak proyek Rp 6,28 miliar.

Diduga  spesifikasi dan volume pekerjaan proyek tidak sesuai. Dari hasil perhitungan BPKP, muncul kerugian negara. Jumlahnya, Rp 1,27 miliar. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Kampung Sehat, Warga Desa Setanggor Semangat Gotong Royong

GAIRAH warga Desa Setanggor, Kecamatan Praya Barat sedang menggebu-gebu untuk mewujudkan lingkungan mereka yang bersih dan sehat. Karena itu, jangan heran manakala menemukan semangat gotong royong masyarakat di desa ini sangat tinggi.

Satu Gerakan, Warga Desa Kuripan Lawan Penyebaran Covid-19

Warga Desa Kuripan kian konsisten menerapkan protokol kesehatan. Apalagi setelah berhasil menyabet juara pertama untuk tingkat kabupaten di lomba Kampung Sehat. Sederet inovasi pun telah disiapkan Desa Kuripan.

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks