alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Polda NTB dan SWI Turun Tangan Usut Kasus HIPO

MATARAM-Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi NTB bersama Satgas Waspada Investasi (SWI) NTB akan menyelidiki terkait ormas Himpunan Pengusaha Online (HIPO) yang dianggap tidak memiliki izin investasi dan mengumpulkan dana masyarakat. ”Sekarang lagi tahap penyelidikan,” kata  Kasubdit II Ditreskrimsus Polda NTB AKBP I Komang Satra usai melakukan pertemuan SWI NTB di Kantor OJK NTB, kemarin (21/2).

Komang menerangkan bila nantinya ada alat bukti yang cukup baru bisa ditingkatkan ke proses penyidikan. SWI dan Polda mengimbau masyarakat melakukan pelaporan bila merasa dirugikan agar prosesnya bisa ditingkatkan pada penyidikan. Pihaknya juga menggandeng Kejaksaan, Tim SWI dan lainnya, termasuk akan selalu melakukan komunikasi untuk segera menuntaskan terkait hal tersebut.

”Terkait HIPO kami masih menunggu laporan masyarakat,” tuturnya.

Dari hasil rapat tersebut, diketahui entitas bisnis ini tidak memiliki izin sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Imbauan pihak SWI, masyarakat jangan mudah terpancing dengan adanya iming-iming imbal hasil dari keuntungan yang melebihi perbankan. ”Kalau ada laporan, Polda NTB akan gerak cepat menindaklanjuti laporan yang ada,” tambahnya.

Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI) NTB Farid Faletehan mengatakan terkait HIPO. Entitas ini bergerak untuk mengumpulkan dana masyarakat sebagai donasi sukarela anggotanya. Untuk investasi ada izin di OJK dan mengumpulkan dana masyarakat (donasi) itu izinnya di Kemensos. ”HIPO tidak ada izin dari kedua pihak yang berwenang,” katanya.

Ia meminta untuk masyarakat lebih jeli dan hati-hati dalam berinvestasi. Pastikan entitasnya terdaftar di OJK. Jangan mudah percaya investasi yang memberikan bagi hasil tidak masuk akal. Karena itu sudah termasuk pada kategori investasi bodong. ”Kami kedepannya akan terus melakukan edukasi pada masyarakat terkait investasi dan lainnya,” kata dia. (nur/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks