alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Pemilu, Polda Turunkan 9.600 Personel

MATARAM-Sebanyak 9.600 personel kepolisian diterjunkan untuk pengamanan Pemilu di NTB. Ribuan anggota Polri tersebut akan disebarkan berdasarkan tingkat kerawanan wilayah. Pasukan pengamanan juga akan dipertebal dari jajaran TNI dan Pemda.

Wakapolda NTB Brigjen Pol Tajuddin mengatakan, semakin dekat hari pencoblosan, kondisi NTB relatif kondusif. Meski demikian, kepolisian bersama TNI tetap menyiagakan anggota guna mencegah munculnya kerawanan keamanan.

”Pasukan sudah disiapkan dengan baik. Dari Polri ada, nanti akan dibantu TNI serta kompenen lainnya,” kata Tajuddin usai apel gelar pasukan di Mapolda NTB, kemarin (22/3).

Untuk pengamanan keamanan, anggota Polri juga ditempatkan di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS). Tajuddin menyebut, penyebaran anggotanya di TPS berdasarkan tingkat kerawanan.

Di TPS rawan, digunakan pola 221. Artinya, dua anggota Polri akan mengamankan dua TPS dengan dibantu satu linmas. ”Yang tidak rawan, dua polisi menjaga lima TPS,” terang dia.

Tajuddin mengatakan, jajarannya tetap menilai seluruh tahapan pemilu dengan kategori rawan. Tujuannya, agar perencanaan pengamanan tetap dilakukan dengan serius. ”Kita juga jadi siap menghadapi potensi (kerawanan),” sebutnya.

Lebih lanjut, Tajuddin mengimbau masyarakat NTB untuk menghadapi pesta demokrasi dengan gembira. Tidak membuat dan menyebarkan hal-hal yang berpotensi mengganggu kerawanan wilayah.

”Ikut dengan senang dan baik. Kita jaga keamanan bersama-sama,” tandas dia.

Ketua KPU NTB Suhardi Soud mengatakan, KPU ingin memastikan NTB zero kecurangan saat Pemilu. Guna mewujudkan itu, pihaknya tetap membutuhkan kerja sama dari Bawaslu, masyarakat, serta pihak keamanan.

”Kita perkuat soliditas. Sinergi dengan TNI Polri untuk menjamin pemilu berjalan dengan baik,” kata Soud.(dit/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hasil Uji Diragukan, Dua Merek Alat Rapid Test asal China Dipakai di NTB

MATARAM-Dua dari tiga merek alat rapid test yang diragukan akurasinya dipakai di NTB. Yakni VivaDiag dan Wondfo. ”Itu kami dapat bantuan dari pusat, silahkan...
Enable Notifications    Ok No thanks