alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Meresahkan, Polda NTB Buru Sembilan Akun Facebook Penyebar Hoaks Korona

MATARAM—Tim  cyber troops Polda NTB mencatat,  sembilan akun terdeteksi menyebarkan hoaks virus korona di NTB. Enam akun facebook berada di pulau Lombok dan tiga di Pulau Sumbawa. ”Semua masih kita telusuri,” kata Kasubdit V Cyber Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Yusuf Tauziri, kemarin (22/3).

Dari sembilan akun yang terdeteksi itu baru satu pemilik akun yang sudah terdeteksi dan menjalani proses hukum. ”Tinggal delapan pemilik akun facebook  yang kita masih kejar,” jelasnya.

Orang beserta alamatnya masih dalam penelusuran tim cyber troops. Jika sudah ditemukan, penyelidik bakal melakukan penangkapan. ”Saya tidak bisa sebut nama. Karena masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.

Tim masih terus bekerja menelusuri alamat para terduga pelaku penyebar hoaks tersebut. ”Tunggu saja info selanjutnya,” kata Yusuf.

Dia belum bisa menargetkan kapan delapan pemilik akun terduga penyebar kabar hoaks mengenai korona itu ditangkap. ”Kalau kita mau secepatnya  sih.  Semua harus bisa ditangkap,” ungkapnya.

Upaya itu dilakukan untuk memberikan pembelajaran kepada masyarakat supaya tidak asal menyebarluaskan isu yang belum tentu kebenarannya di media sosial. ”Menyebarluaskan isu tidak benar dapat dipidana,” tegasnya.

Semua itu dilakukan demi menjaga dan menciptakan kondusifitas daerah ditengah wabah virus korona. ”Kita berdoa semoga wabah virus ini selesai dan masyarakat kembali menjalani kegiatan sebagaimana mestinya,” tutupnya.  

Hati-hati Sebar Informasi Korona

Polisi memberikan sinyal ancaman. Jangan coba sebar berita hoaks terkait penyebaran virus korona di media sosial. ”Kalau menyebarkan isu hoaks virus korona bakal segera ditindak,” kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto.

Mereka bisa dijerat dengan Undang-undang ITE atau Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. ”Makanya perlu di cek sebelum menyebarluaskan berita,” kata dia.

Saat ini virus korona sedang mewabah. Masyarakat  panik dengan penyebarannya. ”Jangan sampai membuat masyarakat makin panik dengan isu hoaks yang disebarluaskan di media sosial,” imbaunya.

Untuk bisa memastikan kebenaran isu tersebut harus dibandingkan dengan data lain yang memang memiliki kompetensi memberikan informasi itu. ”Misalnya cek di website milik Dinas Kesehatan. Mereka kan memiliki Satgas penanggulangan virus korona,” ujarnya.

Lembaga itu memiliki data-data resmi setiap harinya mengenai data virus korona. Pengecekan itu dilakukan untuk membuktikan kebenaran informasi itu. ”Agar tidak terjadi disinformasi yang dapat meresahkan masyarakat,” kata dia.

Artanto mengingatkan, isu hoaks terkait virus korona itu sangat meresahkan masyarakat. Mengingat, orang yang sudah terjangkit semakin bertambah di Indonesia. ”Di NTB dipastikan belum ada yang positif. Beberapa orang masih dalam pengawasan. Jadi, jangan membuat berita yang tidak-tidak,” tegasnya (arl/r2

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belum Terima Bantuan Kuota, Siswa Diminta Lapor ke Sekolah

Bantuan subsidi kuota internet 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi dikucurkan sejak Selasa (22/9). Kuota diberikan bertahap. Bila hingga batas waktu belum menerima, peserta didik dan pendidik dipersilahkan lapor.

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.
Enable Notifications    Ok No thanks