alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Curi Uang Rp 270 Juta, Napi asal Labuapi Kembali Dikirim ke Bui

GIRI MENANG-Awan, warga Desa Kuranji, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat (Lobar), kembali masuk sel tahanan. Ia ditangkap tim Puma Polres Lobar akibat diduga mencuri uang sebanyak Rp270 juta.

”Pelaku beraksi berdua. Dia pelaku utamanya,” kata Kasatreskrim Polres Lobar AKP Dhafid Shiddiq, (21/8) lalu.

Awan sebenarnya baru saja bebas dari penjara. Tapi, masa hukumannya belum juga habis. Ia berstatus sebagai narapidana asimilasi. Penjara tak membuat Awan jera. Pria 29 tahun tersebut kembali mengulangi perbuatannya.

Berdasarkan laporan polisi, Awan diduga melakukan aksi pencurian dengan pemberatan (curat), 6 Agustus lalu. Di rumah milik Maas, 51 tahun. Warga Dusun Gelogor Timur, Desa Gelogor, Kecamatan Kediri.

Pencurian ini dilakukan bersama rekannya. Berinisial SR. Yang sama-sama residivis dengan Awan. Dhafid mengatakan, pelaku masuk ke rumah korban melalui tembok belakang rumah.

Perbuatan pelaku sebenarnya dipergoki korban. Sekitar pukul 04.00 Wita, korban terbangun usai melaksanakan salat Tahajud. Ia mendengar teriakan istrinya. Yang melihat Awan di pintu samping rumah.

Pelaku Awan kemudian melarikan diri melalui halaman belakang rumah korban. Dengan cara memanjat tembok. Kata Dhafid, korban sebenarnya sudah berusaha mengejar pelaku. ”Pelaku lari ke areal persawahan. Jadi gak ketemu,” jelasnya.

Ketika kembali dari pengejaran, korban menemukan satu unit ponsel, senter, dan satu unit sepeda. Barang-barang tersebut seluruhnya milik korban yang tidak sempat dibawa kabur pelaku.

Meski begitu, Awan sudah lebih dulu membawa satu tas selempang. Yang berisikan uang sebanyak Rp270 juta. Serta satu unit handphone. ”Korban melapor ke Polsek Kediri,” kata Dhafid.

Beberapa hari melakukan penyelidikan, hasilnya mengarah kepada Awan. Tim Puma Polres Lobar langsung bergerak ke kediaman pelaku, di Desa Kuranji. ”Ditangkap saat pelaku nonton televisi, tanpa perlawanan,” tuturnya.

Polisi baru menangkap satu pelaku. Rekan Awan, berinisial SR masih dalam pengejaran. Dhafid mengatakan, hasil curian dibagi dua pelaku. Uang tersebut digunakan untuk berjudi dan membeli handphone.

”Barang bukti yang kita amankan uang sebanyak Rp1,5 juta, ada juga hape,” ungkap Dhafid. (dit/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belum Terima Bantuan Kuota, Siswa Diminta Lapor ke Sekolah

Bantuan subsidi kuota internet 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi dikucurkan sejak Selasa (22/9). Kuota diberikan bertahap. Bila hingga batas waktu belum menerima, peserta didik dan pendidik dipersilahkan lapor.

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.
Enable Notifications    Ok No thanks