alexametrics
Senin, 3 Oktober 2022
Senin, 3 Oktober 2022

Kesal Akses Jalan ke Rumahnya Ditutup, Bakar Rumah Tetangga

MATARAM-Seorang warga Karang Jangkong, Cakranegara, Mataram, bernama Sahrun Jundi ditahan di Polsek Sandubaya. Dia menjadi tersangka kasus pembakaran rumah tetangganya Abdullah, Rabu (14/9) lalu.

”Motifnya karena akses jalan menuju rumahnya tertutup,” kata Kapolsek Sandubaya Kompol Muhammad Nasrullah, Kamis (22/9).

Nasrullah mengungkapkan, Sahrun dan Abdullah memiliki catatan emosional yang kurang baik. PAdahal mereka sudah bertetangga sejak kecil. ”Mereka memang ada dendam sejak lama,” jelasnya.

Emosi Sahrun memuncak setelah akses jalan ke rumahnya ditutup Abdullah. Dimana Abdullah membangun rumah yang disewakan ke orang lain. “Posisi rumah itu menutup akses jalan ke rumah tersangka,” ujarnya.

Sahrun melakukan aksinya dengan membakar daun kurma yang sudah dikeringkan seminggu sebelumnya. Api dengan cepat membesar. Apalagi rumah milik Abdullah itu semipermanen. “Rumah korban ini terbuat dari bahan yang mudah terbakar,” ujarnya.

Baca Juga :  Dulu Pecandu Kini Penjual Sabu, Warga Kediri Diciduk Polisi

Menurut informasi yang didapat dari masyarakat sekitar, pelaku beberapa kali berusaha membakar rumah itu. Mulai dari membakar kandang ayam dan lainnya. Tetapi selalu bisa dicegah oleh masyarakat dan pemilik rumah. “Intinya sudah beberapa kali melakukan percobaan membakar rumah korban, tapi baru kali ini pelaku berhasil,” ucapnya.

Saat membakar rumah itu, terdapat orang di dalam. Tetapi berhasil diselamatkan. ”Tidak ada korban jiwa dalam pembakaran itu,” ungkapnya.

Setelah ada pembakaran, korban dan pelaku terlibat adu jotos. Korban dipukul menggunakan besi. ”Korban sempat dilarikan ke rumah sakit,” ujarnya.

Kerugian korban mencapai Rp 26 juta. Karena ada kendaraan dan perabotan rumah yang turut terbakar.

Dalam kasus itu, polisi menerapkan dua pasal. Yakni pasal 187 ayat (2) dan 351 KUHP. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara. ”Kami terapkan dua pasal karena melakukan pembakaran dan penganiayaan terhadap korban,” kata perwira menengah Polri satu mawar ini. (arl/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/