alexametrics
Senin, 3 Oktober 2022
Senin, 3 Oktober 2022

Mahasiswa yang Membawa Sajam saat Demo Akhirnya Dibebaskan

MATARAM-Polresta Mataram akhirnya membebaskan mahasiswa berinisial IM yang menjadi tersangka karena membawa senjata tajam (Sajam) saat demo menolak kenaikan harga BBM. Mahasiswa asal Bima itu langsung diserahkan ke Ketua Rukun Keluarga Bima M Irwan Husain, Kamis (22/9).

Kapolresta Mataram Kombespol Mustofa mengatakan, pembebasan itu dilakukan dengan beberapa pertimbangan. Salah satunya IM merupakan mahasiswa yang kini sedang menuntut ilmu di salah satu perguruan tinggi swasta. ”Tersangka IM tidak memiliki bapak serta kuliah dari jalur bidik misi,” kata Mustofa.

Mustofa tidak ingin kasus ini menjadi penghalang bagi IM meraih cita-citanya. ”Makanya saya juga angkat tersangka ini menjadi anak asuh. Dengan niat yang tulus dan tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun,” ujarnya.

Baca Juga :  Bekas Pegawai PDAM di Mataram Curi Meteran Air buat Beli Sabu

Diharapkan keputusan itu memberikan harapan bagi IM untuk melanjutkan kuliahnya dengan lebih baik. Tidak lagi melakukan tindakan serupa. ”Semoga ke depan IM bisa menjadi mahasiswa yang berprestasi sehingga bisa mengharumkan nama NTB,” harapnya.

Di sela pembebasan IM, Mustofa juga memberikan bantuan biaya kuliah. ”Paling tidak bisa membantu IM agar lebih semangat menuntut ilmu,” ungkapnya.

Ketua Rukun Keluarga Bima M Irwan Husain mengapresiasi keputusan Polresta Mataram membebaskan IM. Menurutnya, Polresta Mataram telah bijak dalam mengambil keputusan. ”Saya ucapkan terima kasih ke Pak kapolresta Mataram atas keprihatinan dan kepeduliannya dalam memikirkan masa depan IM,” kata Irwan.

Sementara itu, IM mengaku menyesal dan akan menjadikan peristiwa itu sebagai pelajaran. ”Setelah ini saya akan fokus belajar. Terima kasih Pak Kapolresta Mataram,” tutupnya. (arl/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/