alexametrics
Sabtu, 28 Mei 2022
Sabtu, 28 Mei 2022

Komplotan Penjambret di Pagutan Mataram Digulung Polisi

MATARAM-Komplotan penjambret yang menodong korban dengan senjata tajam di Jalan Banda Seraya Pagutan, Mataram, akhirnya digulung polisi. Tim opsnal Polsek Pagutan menangkap tiga pelaku masing-masing berinisial AM, 21 tahun; SF alias Rudi, 18 tahun; dan JH alias Keril, 17 tahun, Jumat (21/1) lalu.

Tiga pemuda asal Jempong, Mataram, ini ditangkap di rumahnya masing-masing. Sebelumnya mereka teridentifikasi sebagai pelaku penjambretan di Jalan Banda Seraya Gang Gili Layar I, Pagutan, Mataram.

“Korbannya seorang gadis,” kata Kapolsek Pagutan Iptu Putu Sastrawan.

Sastrawan menerangkan, sebelum kejadian korban berinisial GRR, 17 tahun di Jalan Banda Seraya Pagutan. Tanpa disadari ia dibuntuti para pelaku. Setiba di Gang Gili Layar I, korban dipepet dan diberhentikan. “Saat itu kondisi jalan sepi. Para pelaku menodongkan senjata tajam,” ujarnya.

Baca Juga :  Buron Tiga Hari, Kurir Sabu Batam Tertangkap di Lombok Timur

Para pelaku kemudian meminta korban menyerahkan barang-barang dan uangnya. Namun korban hanya memberikan uang pecahan Rp 10 ribu yang ada di kantong celananya. Sementara handphone yang dipegang tetap dipertahankan.

Di bawah todongan senjata tajam, korban segera mencabut kunci kontak motornya dan lari meninggalkan para pelaku sambil berteriak minta pertolongan. “Saat korban teriak meminta tolong, para pelaku kabur dan mengambil tas milik korban,” terang Sastrawan.

Karena trauma, korban tidak berani mengambil sepeda motornya. Dia lantas melapor ke Polsek Pagutan.

Hasil penyelidikan, polisi mengantongi identitas para pelaku. Mereka diburu dan tangkap di rumahnya masing-masing.

Kini mereka terancam hukuman paling lama 12 tahun penjara. Mereka dijerat pasal 365 KUHP.

Baca Juga :  Terdakwa Proyek Jamban Dituntut 16 Bulan

Kepada polisi, ketiganya mengaku beraksi empat orang. Satu orang lagi berinisial J belum tertangkap. “Sudah kita tetapkan menjadi DPO (daftar pencarian orang),” jelasnya.

Dua pelaku langsung diproses oleh Polsek Pagutan. Seorang lagi yakni Keril diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Mataram. “Karena penanganan kasus anak yang berada di bawah umur berbeda,” kata Sastrawan.

Dari pengakuannya, para pelaku baru kali pertama melakukan aksi jambret. Namun, polisi masih mengembangkan apakah pernah melakukan tindakan tersebut di TKP lain. “Saat beraksi pelaku dipengaruhi miras. Sehingga berani melakukan tindakan tersebut,” bebernya. (arl/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/