alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Tangani Sengketa di KEK Mandalika, Polda NTB Bentuk Tim Terpadu

MATARAM-Polda NTB terus menyelesaikan persoalan   lahan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. ”Kita sudah membentuk tim terpadu untuk menyelesaikan persoalan lahan itu,” kata Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal, Kamis (23/7).

Sebentar lagi persoalan itu selesai. Tidak ada lagi riak-riak yang mengganggu jalannya pembangunan di KEK Mandalika. ” Doakan saja. Kita sedang bekerja. Hampir rampung,” ujarnya.

Menurutnya, yang membuat persoalan itu tidak bisa diselesaikan sampai sekarang karena komunikasi yang tidak berkelanjutan. Itu perlu diperbaiki lagi. ”Komunikasi antar sesama institusi yang ada disini (NTB) dengan rakyat dan masyarakat yang mengklaim tanah itu tidak intens,” jelasnya.

Seharusnya, setiap warga negara harus diajak bicara. Mereka juga warga negara. ”Makanya kami sedang melakukan pendekatan person to person. InsyaAllah sebentar lagi selesai masalah itu,” ungkapnya.

Apakah langkah konsinyasi atau penitipan uang untuk pembayaran di pengadilan akan dilakukan?  Kapolda tak merincikan hal itu. ”Saya tidak bisa sampaikan seluruhnya. Ini masih terus melakukan pendekatan,” ujarnya.

Informasinya, Polda NTB telah melakukan verifikasi data terhadap warga yang mengklaim memiliki alas hak di lahan KEK Mandalika. Ketika ditanyakan jumlah warga diverifikasi untuk mendapatkan ganti rugi,  Iqbal enggan menjawab mendetail mengenai hal itu. ”Belum saatnya saya sampaikan hal itu. Yang jelas kita masih berproses dan merampungkan itu,” kata dia.

Sementara itu, Kejati NTB Nanang Sigit Yulianto mengklaim persoalan lahan di KEK Mandalika sudah klir. ”Tidak ada persoalan lagi. Itu hanya klaim pribadi saja yang dilakukan warga,” kata Nanang.

Terkait dengan persoalan tanah inklave masih diverifikasi Polda NTB. Pihak jaksa hanya membantu dalam proses gugatan yang dilakukan warga. ”Sejauh ini ada 16 perkara yang sudah kita selesaikan dan menang semua. Jadi, tidak ada lagi persoalan,” ujarnya.

Jika masih ada warga yang masih bersikukuh mengklaim lahan di KEK Mandalika adalah miliknya dipersilakan untuk menggugat. ”Jangan hanya membuktikan di lapangan. Buktikan di pengadilan,” ujarnya.

Jika memang warga memiliki alas hak yang secara undang-undang sudah legal, kemungkinan besar bisa mengarah ke konsinyasi. “Nanti kalau yang memang legal memiliki alas hak, nanti pembayarannya akan dititp di pengadilan (konsinyasi),” ungkapnya. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

2021, Pemkot Mataram Usulkan 400 Formasi CPNS

Pemkot Mataram mengusulkan 400 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Jumlah tersebut hasil kalkulasi dari kebutuhan pegawai daerah ini pada tahun 2020 dan 2021.

VIDEO : Pilwali Mataram Dianul-Badrun Maju ke Tahap Verfak

Bakal pasangan calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota H Dianul Hayezi-H Badrun Nadianto yang maju melalui jalur perseorangan melaju ke tahap verifikasi faktual (Verfak). “Dari hasil Vermin (verifikasi administrasi) syarat dukungan pasangan DR (Dianul-Badrun) sudah melebih target. Lanjut ke tahap verfak,” kata Ketua KPU Kota Mataram M Husni Abidin, Selasa (4/8).

Kisah Baitul Askhiya Sekarbela (1) : Semua Berawal dari 12 Dermawan

Apa yang dilakukan 97 dermawan ini patut diteladani. Kehadiran mereka yang tergabung dalam Yayasan Peduli Umat Baitul Askhiya telah meringankan beban ratusan orang.

Libur Korona Semakin Panjang, Anak-anak Lupa Pelajaran Sekolah

"Kita sudah lupa (pelajaran)," kata Rio, salah satu anak di Pagutan, Kota Mataram saat ditanya, apakah ia masih ingat materi pelajarannya di sekolah.

Lulus 2018, Pelantikan 262 CPNS Mataram Tertunda Karena Korona

Sebanyak 262 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lulus pada tahun 2018 lalu harus bersabar. Sebab, pelantikan mereka harus ditunda karena wabah Korona.

Di NTB, Keluarga Kini Boleh Ikut Pemulasaraan Jenazah Pasien Korona

Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra mendatangi RSUD Kota Mataram, Senin (3/8) lalu. Ia melihat bagaimana proses pemulasaran jenazah pasien Covid-19 yang dilakukan pihak rumah sakit.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

NTB Waspada, Penularan Korona Terdeteksi di Usaha Rumahan

Penularan virus Korona di NTB kian tidak terkendali. Transmisi lokal kian merajalela. Hampir tidak ada ruang yang bebas dari penularan virus. Bahkan rumah pun mulai tidak aman. Terutama bagi mereka yang membuka usaha di rumah.

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications.    Ok No thanks