alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Lagi, Polisi Ringkus Penyebar Hoaks Virus Korona di Janapria

MATARAM-Tim Cyber Polda NTB kembali menangkap terduga pelaku penyebar hoaks virus korona, berinisial SA , Senin (23/3) lalu. Pelaku ditangkap di rumahnya, Desa Lekor, Janapria, Lombok Tengah (Loteng). ”Pelaku ini telah terbukti menyebar hoaks melalui akun facebook-nya,” kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto.

Janda beranak satu itu menulis berita bohong pada Selasa (17/3) lalu di akun facebook-nya bernama Dhewy Cheeby Chuuby. ”Pelaku menulis kalau virus korona sudah masuk Montong Gamang,” jelasnya.

Dari pengakuannya, SA menulis status di akun facebook-nya setelah postingan dari pemilik akun Sirru Wathoni. Postingan Sirru hampir sama dengan tulisan yang dipostingnya. ”Tulisan dari postingan Sirru itu ditirunya dan disebarluaskan melalui akun facebook-nya,” kata dia.

Setelah dicek, ternyata informasi yang disebarkan SA tidak benar. Tim cyber troops Polda NTB selanjutnya menelusuri akun SA. ”Polisi mengeluarkan Sprinlid,” jelasnya.

Setelah diketahui alamatnya, tim langsung bergerak. Mereka berhasil  menangkap pelaku. ”Saat ditangkap, pelaku tidak melawan dan bersedia dimintai keterangan oleh penyidik,” bebernya.

Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana P menambahkan, dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti berupa handphone Samsung dengan IMEI: 352465075669241/01. ”HP itu yang digunakan tersangka untuk mengupload berita hoaks tentang korona,” kata Ekawana.

Saat diperiksa, perempuan berusia 22 tahun itu mengakui perbuatannya. Dia mengupload seperti itu karena adanya gangguan keluarga. ”Keluarga pelaku ada broken,” bebernya.

Pelaku tidak ditahan. Tetapi, dia harus wajib lapor karena statusnya sudah ditetapkan menjadi tersangka. ”Pelaku hanya wajib lapor saja,” ungkapnya.

Selama ini, Polda NTB telah mendeteksi sebanyak sembilan akun yang telah menyebarkan hoaks. Baru dua pemilik akun terduga penyebar hoaks yang sudah ditangkap. ”Tinggal tujuh pemilik akun facebook yang masih diburu,” kata dia.

Kejadian tersebut menjadi pelajaran bagi masyarakat lain. Jangan asal share berita yang tidak jelas kebenarannya mengenai korona. ”Penyebar hoaks menjadi atensi kepolisian. Jangan asal sebar sebelum diketahui pasti kebenarannya,” imbaunya.

”Siapapun yang menyebar hoaks mengenai virus korona ini akan ditindak tegas. Ini instruksi pimpinan,” tegasnya.

Pelaku dijerat dengan Pasal 28 ayat (1) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE. Ancaman hukumannya dua tahun penjara. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks