alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

Tangkap Ikan Pakai Bom, Warga Pringgabaya Ditangkap Polisi

MATARAM-Sam tertangkap basah tim Ditpolairud Polda NTB melakukan pengeboman ikan, Rabu (22/4). ”Tim menangkap pelaku Pukul 09.00 Wita di Perairan Pulau Batu, Sumbawa Barat,” kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, Jumat  (24/4).

Awal mula penangkapan bermula dari perahu yang dikendarai Sam mencurigakan. Sehingga, tim mendatangi perahu motor tanpa nama tersebut. ”Ketika didekati, pelaku mencurigakan,” ujarnya.

Sehingga, tim menggeledah kapal milik Warga Kampung Sasak Desa Seruni, Pringgabaya, Lombok Timur (Lotim) itu. Ternyata, di kapal perahu berwarna merah putih milik Samsul ditemukan beberapa ikan yang cara penangkapannya tidak wajar. ”Setelah diselidiki lebih dalam ternyata nelayan itu menangkap ikan menggunakan bom,” bebernya.

Tim Ditpolairud meringkus Sam. ”Saat ditangkap pelaku tidak melawan,” ujarnya.

Dari hasil penggeledahan, ditemukan satu rol selang, satu pasang sepatu katak, masker atau kaca selam, alat  pengeboman jenis botol, dan 70 kilogram ikan jenis Sulir. ”Satu unit perahu motor dan mesin ketinting merek Honda 6,5 PK milik pelaku disita sebagai barang bukti,” ungkapnya.

Artanto mengingatkan kepada nelayan untuk tidak menangkap ikan menggunakan bom. Karena itu bisa merusak ekosistem laut. ”Cara itu melanggar hukum dan dapat dipidana,” ujarnya.

Menggunakan bom ikan juga dapat merusak lingkungan. Akibatnya, karang rusak dan perkembang biakan ikan menjadi terganggu. ”Kalau menangkap ikan dapat menggunakan sistem tradisional,” imbaunya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 1 ayat 1Undang-undang Nomor 12 Tahun 1951 juncto Pasal 84 ayat (1) juncto pasal 8 ayat (1) Undang-undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 45 Tahun 2009.  Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dewan Lombok Barat Minta Pekerja Hiburan Malam Jalni Rapid Test

Antisipasi penyebaran covid di tempat hiburan malam bisa lebih ketat. DPRD Lombok Barat (Lobar) mengusulkan para pekerja hiburan malam untuk dirapid test. ”Ini juga masuk bagian protokol kesehatan,” kata Ketua DPRD Lobar Hj Nur Hidayah, Jumat (7/8)

Fitch Ratings Indonesia Naikkan Peringkat Bank Bukopin Jadi AA-

Peringkat Nasional Jangka Panjang Bank Bukopin dinaikkan menjadi ‘AA-(idn)’ dari ‘BBB+(idn)’

Mata Air Lombok Utara Hanya Tersisa 77 Titik

Pemerintah KLU mencatat jumlah mata air potensial hanya tersisa 77 titik. Angka potensial itu terdeteksi sangat minim, dibandingkan total 238 mata air yang sebelumnya ada.

NTB Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah 2020

Provinsi NTB terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) atau Festival Ekonomi Syariah Indonesia ke-7 tahun 2020. ”Provinsi NTB sekaligus menjadi koordinator penyelenggaraan festival tahun ini,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam pembukaan ISEF 2020 secara virtual, Jumat (7/8).

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).
Enable Notifications.    Ok No thanks