alexametrics
Sabtu, 15 Agustus 2020
Sabtu, 15 Agustus 2020

Bebas dari Lapas Mataram, Sebulan Curi Tiga Motor

MATARAM-Pemuda berinisial WH, 19 tahun belum juga kapok. Residivis pencurian sepeda motor (Curanmor) yang keluar penjara awal Juni lalu itu kembali berulah. ”Pelaku ini  adalah napi asimilasi. Kembali melakukan tindakan curanmor,” kata Wakapolresta Mataram AKBP Erwin Suwondo, Jumat (24/7).

Belum genap dua bulan keluar dari penjara, WH mencuri sebanyak tiga sepeda motor. ”Baru tiga sepeda motor di tiga TKP yang baru diungkap. Kita masih terus lakukan pengembangan,” ungkapnya.

TKP pertama, WH mencuri di parkiran Taman Loang Baloq, 5 Juli 2020. Kedua di Dusun Nyurbaye Gawah, Batu Mekar, Lingsar, Lombok Barat (Lobar), 21 Juni lalu. ”Terakhir, di Dusun Memontong, Desa Sembung, Narmada, Lobar,” jelasnya.

Untuk melancarkan aksinya, pemuda asal Tegal, Selagalas, Mataram itu dibantu dua rekannya. Yakni, ZK, 38 tahun dan  MAS, 16 tahun. ”Pelaku WH ini sebagai otaknya,” kata dia.

Modusnya, pelaku mengintai beberapa sepeda motor yang diincarnya. Dia memastikan apakah kunci sepeda motor tersebut dol atau longgar. ”Ketika diketahui kuncinya dol, mereka langsung mengambil menggunakan kunci khusus yang dibuatnya,” jelasnya.

Dari empat sepeda motor yang dicurinya, WH bertindak sebagai pemetik. Sedangkan rekannya berinisial ZK dan MAS itu membantunya. ”ZK dan MAS ini hanya membonceng WH menuju tempat sepeda motor yang diincarnya,” bebernya.

Selanjutnya, sepeda motor hasil curiannya dijual ke wilayah Kabupaten Lombok Utara. Dia menjualnya ke daerah pelosok pedesaan. ”Sengaja mereka menjualnya kesana. Karena, jarang terpantau kepolisian,” ujarnya.

Satu sepeda motor dijual dengan kisaran harga Rp 3 juta hingga Rp 5 juta. Tergantung merek sepeda motornya. ”Kalau sepeda motor Satria F biasanya dijual paling mahal,” ungkapnya.

Kasatreskrim Polresta Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa menambahkan, WH bukan pemain baru. Sebelumnya, dia pernah terjerat kasus pencurian dan divonis satu tahun tiga bulan. ”WH ini residivis dan mencuri sepeda motor sesuai dengan pesanannya,” kata Kadek Adi.

Jika sudah menerima pesanan merek sepeda motor, WH langsung beraksi. Misalnya, kalau memesan sepeda motor Satria F, WH akan mengincar sepeda motor tersebut.

Selain tiga pelaku pencurian dibekuk, Polresta Mataram juga menangkap tiga penadah. Yakni, berinsiial LZ, RA, dan RH.  ”Penadahnya kita tangkap di rumahnya di wilayah KLU,” ujarnya.

Kadek Adi mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati membeli sepeda motor. Pastikan sepeda motor itu bukan hasil curian. ”Cek kelengkapan surat-suratnya. seperti STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan dan BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor),” sarannya.

Sementara itu, WH mengaku uang hasil jualannya dibagi dengan rekannya. Uang tersebut sudah habis digunakan untuk membeli narkoba. ”Ya, saya nyabu pak. Biasanya beli di Karang Bagu,” akunya.

Tak hanya itu, uang itu juga digunakan untuk foya-foya. ”Dua hari habis. Untuk minum-minum juga,” ujarnya.

Dari perbuatannya, tiga tersangka berinisial WH, ZK, dan MAS dijerat pasal 363 KUHP. Ancaman hukumannya tujuh tahun penjara.

Sedangkan LZ, RA, dan RH dijerat pasal 480 KUHP. Ancaman hukumannya empat tahun penjara. (arl/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pandai Besi, Penyelamat Ekonomi Rarang saat Pandemi

EKONOMI Warga Desa Rarang, Kecamatan Terara, Lombok Timur tak meredup, meski pandemi Covid-19 masih berlangsung. Keberadaan pandai besi yang ditekuni warga setempat menjadi musababnya.

Desa Medana Buka Destinasi Wisata dengan Protokol Kesehatan Ketat

Dunia pariwisata memang lesu di tengah pandemi. Tapi tidak bagi Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara. Tiga destinasi wisata di desa ini justru berkibar. Ada jurus jitu membuka destinasi wisata meski pandemi tengah mendera.

51.200 Pekerja NTB Masuk Daftar Penerima Bantuan Tambahan Penghasilan

Perusahaan di NTB harus bertanggungjawab. Mereka harus memastikan pekerja dengan upah di bawah Rp 5 juta mendapatkan bantuan tambahan penghasilan dari pemerintah. Sebab, hingga kemarin, di NTB, belum semua pekerja masuk daftar penerima bantuan.

Waspada Bahaya Klaster Covid 19 Baru di Sekolah

BARU beberapa hari sekolah dibuka, muncul klaster baru. Ketegasan pemerintah diharapkan banyak pihak. Sayangnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melempar tanggungjawab ke pemerintah daerah.

Kantor Layanan Publik Harus Jadi Contoh Pencegahan Covid 19 di NTB

nstansi pelayanan publik, BUMN, dan BUMD harus menjadi contoh penerapan protokol pencegahan Covid-19. ”BUMN dan BUMD berperan penting dalam mendisiplinkan masyarakat melalui budaya kerja dengan protokol kesehatan,” kata Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi, selaku ketua pelaksana harian Gugus Tugas Covid-19 NTB, saat memimpin rapat pembahasan pencegahan Covid-19, Rabu (12/8).

BRI Dorong Loyalitas Nasabah dan Pengembangan UMKM

Acara Panen Hadiah Simpedes BRI kembali digelar untuk masyarat.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bukan Bunuh Diri, Terungkap Mahasiswi Unram Dicekik Lalu Digantung

Misteri kematian mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Linda Novitasari yang ditemukan meninggal di rumah BTN Royal Mataram, Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram pada Sabtu (25/7) lalu akhirnya terkuak.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.
Enable Notifications.    Ok No thanks