alexametrics
Selasa, 11 Agustus 2020
Selasa, 11 Agustus 2020

Hari Pertama Operasi Patuh Gatarin NTB, 243 Pengendara Ditilang

MATARAM-Operasi Patuh Gatarin 2020 dimulai, Kamis (23/7). Ratusan pengendara mendapatkan sanksi. ”Ada 243 pengendara yang ditilang,” kata Kabid  Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, Jumat (24/7).

Sebagian besar didominasi oleh pengendara yang tidak menggunakan helm SNI. Total ada sebanyak 137 kasus pengendara yang ditilang karena tidak menggunakan helm. ”Pelanggaran tak menggunakan helm itu masih menjadi pekerjaan rumah kita,” ujarnya.

Sisa diisi pengendara di bawah umur sebanyak tujuh kasus, menggunakan ponsel saat berkendara sebanyak tiga kasus, dan melawan arus sebanyak. ”Mereka yang melanggar tetap kita tilang,” ujarnya.

Selain melakukan tindakan tegas, pada Operasi Patuh tersebut juga dilakukan pencegahan. Ada ratusan pengendara juga yang mendapat teguran. ”Ada sebanyak 293 pelanggar yang hanya mendapatkan teguran saja,” ungkapnya.

Di hari pertama, Ditlantas Polda NTB mencatat ada empat kasus kecelakaan di hari pertama Operasi Patuh. Masing-masing satu kasus di wilayah hukum Polresta Mataram, Polres Lombok Utara, Polres Lombok Tengah, dan Polres Dompu.

”Tetapi, kecelakaan itu tidak mengakibatkan fatal. Enam pengendara yang menjadi korban hanya menderita luka ringan serta kerugian material Rp 2,5 juta,” jelasnya.

Terpisah, Kasatlantas Polresta Mataram AKP Raditya Suharta menjelaskan, pihaknya menemukan para pengendara yang masih abai terhadap protokol kesehatan. “Kita temukan pengendara tidak memakai masker. Kita beri teguran, dan imbauan,” terangnya.

Pada hari pertama dan kedua Operasi Patuh, Satlantas Polresta Mataram menilang 101 pengendara dan 160 pelanggar disanksi teguran. “Pelanggaran paling banyak pengendara tidak memakai helm, sisanya tidak memakai sabuk pengaman,” pungkasnya. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

VIDEO : Dua Kali Masuk Bui, Papuk Jon Kembali Ditangkap Polisi

Sorang pria berinsial MB alias Papuk Jon tak juga kapok. Meski usia sudah memasuk 58 tahun, Papuk Jon masih saja mencuri. ”Kakek ini residivis. Sudah dua kali masuk penjara. Kasus sebelumnya juga mencuri,” kata Kapolsek Cakranegara AKP Zaky Maghfur, Senin malam (9/8).

Kapal Tenggelam di Tarakan, Satu Polisi Asal Lombok Tengah Meninggal

Kabar duka datang dari Ditpolairud Polda NTB. Satu anggotanya yang sedang bawah kendali operasi (BKO) di Ditpolairud Polda Kalimantan Utara (Kaltara) meninggal dunia.

Penjualan Mobil Toyota di NTB Masih Stagnan, Avanza Paling Diminati

”Dibanding saat kondisi normal, penjualan mobil baru pulih di angka 40-50 persennya saja. Kondisi ini bisa dibilang masih jauh dari situasi penjualan saat normal dulu,” kata Kepala Cabang Krida Toyota NTB Samsuri Prawiro Hakki, kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Data Kemiskinan NTB Belepotan, Verifikasi dan Validasi Sangat Lambat

Verifikasi dan validasi data kemiskinan atau data terpadu kesejahteraan sosial (DTSK) di NTB rupanya masih lambat. Hingga kemarin, baru lima daerah yang melaporkan hasil verifikasi dan validasi DTSK tersebut. Dari lima daerah itu, progres tiga daerah belum sampai 50 persen.

Kurikulum Darurat, Materi Belajar Siswa Dipangkas Hingga 70 Persen

LAMA DINANTI, Kurikulum darurat secara resmi telah diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pada kurikulum ini, banyak materi yang dipangkas bahkan lebih dari separo.

Lale Sileng, Figur Pemimpin Perempuan Kaya Pengalaman Birokrasi

Kenyang pengalaman di dunia birokrasi, Hj Lale Prayatni punya modal mumpuni untuk memimpin daerah. Urusan mengelola birokrasi, anggaran, hingga perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, sudah lekat dengan kesehariannya. ”Sudah khatam saya soal itu,” kata Prayatni.

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Digerebek Polisi, Doyok dan Tutik Gagal Nyabu di Karang Bagu

Terduga pengedar sabu berinisial H alias Doyok ditangkap tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB. Dia diringkus bersama seorang perempuan berinisial HT alias Tutik, Jumat sore (7/8) lalu.

Lale Sileng Pilih Yusuf Saleh Sebagai Wakil di Pilbup Loteng

Lale Prayatni memutuskan untuk menggandeng HM Yusuf Saleh. “Ya,” kata Lale singkat saat dihubungi, Minggu (9/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks