alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Kejati NTB Tunggu Hasil Penelusuran PPATK

MATARAM-Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB menunggu hasil penelusuran PPATK di kasus dugaan  tindak pidana pencucian uang (TPPU) kredit fiktif di BPD Dompu. Jaksa memerlukan hasil temuan guna melanjutkan kasus hingga proses penuntutan.

Juru bicara Kejati NTB Dedi Irawan mengatakan, penanganan kasus tersebut sudah di penyidikan. Jaksa juga telah menetapkan tersangka, yakni dengan inisial TE dan SU, komisaris dari PT PDM.

”Masih berjalan kasusnya,” kata Dedi, kemarin (25/2).

Dedi menerangkan, penyidik terus berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Langkah ini dilakukan untuk menelusuri ke mana saja aliran dana yang dipergunakan tersangka.

”Data awalnya sudah kita dapatkan. Tapi, hasil secara keseluruhan itu masih menunggu koordinasi dengan PPATK,” ujar dia.

Kasus TPPU ini muncul dari dugaan tindak pidana koruspi kredit fiktif di BPD Dompu. Dedi menyebut, nantinya jaksa akan lebih dulu memajukan pidana awalnya, yakni korupsi. Setelah itu, baru TPPU diproses untuk tahapan penuntutan.

”Pidana asalnya dulu yang maju,” terangnya.

Sejauh ini, jaksa juga telah mengantongi nominal transaksi awal TPPU. Termasuk dengan ke mana saja aliran dana ini mengalir.

Modus kasus dari hasil penyelidikan, dana Rp 6,3 miliar awalnya dicairkan tanpa melalui prosedur. Uang kemudian diterima bertahap pihak swasta, yang dalam tindak pidana korupsi merupakan debitur dari BPD Dompu.

Selanjutnya, uang diduga tidak dipergunakan sesuai dengan perjanjian. Data awal dari PPATK menyebutkan, ada lima kali transaksi terkait dengan uang sebesar Rp 6,3 miliar. Dari bukti awal terdapat peralihan peruntukan. Seharusnya digunakan untuk kegiatan sesuai kontrak, tetapi malah dibelanjakan di luar ketentuan.

Dari data PPATK, lima transaksi dilakukan secara bertahap. Yakni Rp 3 miliar; Rp 1,5 miliar; Rp 1 miliar; Rp 500 juta; dan Rp 200 juta.(dit/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks