alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Kasus Pabrik Bata Ringan, Lee Jong Kwak Menang di Tingkat Banding

MATARAM-Bisnis  bata ringan antara pengusaha Korea Lee Jong Kwak  alias Mr Lee dengan pengusaha asal Tiongkok Rui Jun berakhir di pengadilan. Mr Lee berinvestasi Rp 30 miliar dengan jumlah perhitungan saham sebanyak 51 persen.

Sedangkan Rui Jun menyediakan peralatan hingga pemeliharaan mesin dengan jumlah investasi  dengan nilai saham sebesar 49 persen. Seiring berjalannya waktu, Rui Jun memiliki kekurangan uang untuk mengadakan mesin.

Lalu, Rui Jun meminjam uang Rp 3,6 miliar kepada Lee Jong Kwak. Bahkan, Rui Jun juga telah menjual saham yang dimilikinya sebanyak 10 persen kepada Lee Chang, dan Bai Ning.

Hingga pada akhirnya, Lee Jong Kwak melayangkan gugatan terhadap Rui Jun. Pada pengadilan tingkat pertama Lee Jong Kwak kalah. Selanjutnya, Lee Jong Kwak selaku penggugat melayangkan banding. Dari upaya banding tersebut, Majelis hakim Pengadilan Tinggi mengabulkan gugatan seluruhnya.

Dari data SIPP PN Praya  ada beberapa poin yang disebutkan dalam amar putusan perkara Nomor 13/PDT/2020/PT.MTR  tersebut. Ketua majelis hakim PT Nyoman Gede Wirya menyatakan penggugat sah sebagai pemegang saham mayoritas mengalihkan hutang tergugat menjadi saham Rp 7,6 miliar.

Tak hanya itu, majelis hakim juga berpendapat perbuatan hukum tergugat yang terlambat mengirimkan mesin-mesin produksi serta menyabotase mesin-mesin tersebut adalah perbuatan melawan hukum. Sehingga, penggugat menderita kerugian berupaa materiil mapun moril.

Hakim juga menetapkan kerugian yang diderita penggugat jumlahnya mencapai Rp 45 miliar. Rinciannya, keterlambatan pengiriman dan pemasangan mesin-mesin Rp 10 miliar; kerugian akibat sabotase mesin-mesin Rp 10 miliar, dan kerugian moril penggugat Rp 25 miliar.

Di poin ke tujuh putusan majelis hakim menyebutkan, sisa investasi tergugat Rp 2.348.927.970 dapat diambil alih penggugat dengan cara pemindahan buku atau cara-cara lain. Tergugat diminta untuk mematuhi penyerahan sisa investasi tersebut.

Di poin kesembilan hakim memutuskan membatalkan perjanjian kerjasama patungan yang dibuat di notaris.

Juru Bicara Pengadilan Tinggi Mataram I Gusti Lanang Dauh membenarkan putusan tersebut sudah dikeluarkan. Putusannya, juga sudah dilampirkan di website SIPP PT Mataram. ”Ya, sudah vonis itu. Berkasnya sudah diserahkan ke PN Praya,” kata Lanang.

Dia tidak bisa menerangkan lebih jauh terkait substansi kasusnya. Yang pasti, kalau sudah tercantum di website putusannya itu berarti memang sudah dikeluarkan oleh PT. ”Untuk mengetahui substansinya silakan ke PN Praya. Saya tidak hafal karena saat ini masih cuti perayaan hari raya nyepi,” kelitnya.

Sementara itu, Emil Siain penasihat hukum Lee Jong Kwak tidak bisa menjelaskan lebih banyak terkait putusan tersebut. Sebab, salinan putusannya belum diterima. ”Nanti kalau sudah saya terima dan pelajari putusannya baru saya bisa lebih banyak,” kata Emil.

Dia juga belum mengetahui apakah dari pihak Rui Jun bakal melayangkan kasasi atau tidak. ”Kita lihat saja nanti. Kalau mereka kasasi jelas kita harus siapkan memori kasasinya,” pungkasnya. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Proyek Pembangunan Dermaga Senggigi Tak Jelas

Dermaga Senggigi berpotensi mangkrak lebih lama. Meski Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Barat (Lobar) tetap mengupayakan kelanjutan pembangunannya. ”Mau tidak mau harus kita lanjutkan. Itu kewajiban kita,” kata Kadishub Lobar HM Najib.

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Kantongi Persetujuan Mendagri, Pjs Bupati Boleh Lakukan Mutasi

”Bisa (rombak) tetapi ada kendali di situ yakni rekom KASN. Pejabat definitif saja harus ada rekom KASN,” katanya.

Akhir September, Tren Konsumsi BBM dan LPG di NTB Meningkat

”Jumlah ini meningkat dibandingkan Bulan Mei 2020, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah,” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji, Jumat (25/9/2020) lalu.

LEM Hadirkan Baby Crab dan Gelar Plants Exhibition

Kami terus menghadirkan apa pun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Terpenting bisa menghibur mereka selama masa pandemi ini,” imbuh Eva.

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks