alexametrics
Rabu, 23 September 2020
Rabu, 23 September 2020

Pemprov NTB Mulai Sebar Bilik Disinfektan di Objek-objek Vital

BAGIAN dari perang melawan virus Korona, pemerintah kini memasang bilik penyemprotan cairan disinfektan di objek-objek vital.

Kemarin, bilik tersebut sudah dipasang di Lombok International Airport, Pelabuhan Lembar, Pelabuhan Kayangan, RSUD Dr Soedjono Selong, dan RSUD NTB. Selain objek vital, alat itu akan dipasang di sekolah-sekolah se-NTB. ”Ini sebagai upaya serius pemerintah mencegah penyebaran virus Korona di NTB,” kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, kemarin (26/3).

Orang nomor satu di NTB ini melihat mengecek langsung uji coba pemanfaatan bilik tersebut di Lombok International Airport, kemarin. Bilik tersebut kata dia, merupakan produksi pelaku industri kecil menengah (IKM) di STIP Banyumulek. Proses produksi dalam jumlah banyak kini sedang berlangsung.

”Tahap awal produksi alat ini hanya 40 unit dan akan terus ditambah,” katanya.

Di bandara sendiri, total ada lima bilik disinfektan yang dipasang. Dua bilik berada di depan pintu masuk terminal keberangkatan. Kemudian tiga bilik lainnya ada di terminal kedatangan domestik dan internasional.

Pantauan Lombok Post, pemasangan disinfectant chamber tersebut dilakukan Rabu malam (25/3) pukul 20.45 Wita. Bilik tersebut memiliki tingginya 2,2 meter dan lebar 1,5 meter. Terbuat dari baja ringan yang ditutup dengan bahan transparan. Penumpang dan barang bawaan wajib masuk dalam bilik tersebut.

Sistem kerjanya, begitu penumpang masuk di dalam bilik, petugas bilik akan memencet tombol penyemprotan disinfektan. Lalu, cairan disinfektan yang berbentuk seperti embun akan keluar dari arah kiri, kanan dan atas bilik. Cairan tersebut merupakan campuran etanol dan sodium hipoklorit dan dipastikan mampu membunuh virus. Termasuk virus Korona.

Di bawah bilik, tersedia penampungan cairan. Begitu penuh, cairan akan dibuang ke tempat yang sudah disediakan.

General Manager PT Angkasa Pura I (AP) LIA Nugroho Jati kepada Lombok Post mengungkapkan, pemasangan disinfectant chamber itu sebagai langkah lain setelah langkah-langkah sebelumnya dilakukan. Seperti pemasangan alat pemindai suhu atau thermal scanner, infrared, thermometer hingga menyediakan hand sanitizer di 19 titik. Kemudian menerapkan kebijakan social distancing, hingga pelayanan customer service secara online.

Para petugas operasional bandara juga diwajibkan mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap meliputi masker, kaca mata (googles), dan sarung tangan.

Saat ini, pihaknya sedang merancang pintu keluar dan masuk khusus petugas bandara dan pengunjung. Tidak boleh bercampur dengan penumpang.

Sementara itu, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani yang mendampingi Gubernur saat uji coba alat tersebut mengakui bahwa alat tersebut akan sangat efektif untuk pencegahan virus Korona.

Ia mengapresiasi terobosan yang dibuat perintah. Danrem berharap alat tersebut bisa diproduksi lebih banyak sehingga bisa dipemasang di tempat-tempat lain.(dss/ili/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, NTB Promosikan Peluang Investasi

Ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Bank Indonesia. ”Pasti ujungnya juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Kepala Perwakilan BI NTB Heru Saptaji.

Efek Pandemi, Transaksi Valas di NTB Melorot 90 Hingga Persen

”Hingga kini pandemi telah memukul telak seluruh kegiatan usaha penukaran valuta asing (kupva) di money changer hingga 90 persen,” kata Darda Subarda, pemilik Money Changer PT Tri Putra Darma Valuta, kepada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Silky Pudding Drink Lombok, Minuman Kekinian Satu-satunya di Lombok

Minuman ini hadir dengan delapan varian rasa, yakni Red Island, Choco Dream, Magical Blue, dan Beauty Sunset. Juga Baby Queen, Sweet Choco, Deep Purple dan terakhir ada Snlight Choco. “Harganya hanya Rp 13.000 per cup,” kata Ramadarima, pemilik Silky Pudding Drink Lombok.

Sumbawa Gelar Simulasi KBM Tatap Muka

”Masing-masing kecamatan, ada perwakilan atau piloting, minimal dua sekolah yang kami tunjuk,” kata Sahril.

Disdik Kota Mataram Berharap Bantuan Kuota Dimanfaatkan Maksimal

”Kami belum tahu persis, makanya kami akan tunggu petunjuk berikutnya,” ujarnya, pada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Saatnya Kota Mataram Dipimpin Arsitek

“Tidak bisa kita mengharapkan perubahan, kalau masih memberikan kepemimpinan pada orang yang sama,” kata Ketua Partai Gelora NTB HL Fahrurrozi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks