alexametrics
Sabtu, 15 Agustus 2020
Sabtu, 15 Agustus 2020

Antisipasi Dampak Terburuk Wabah Korona, Polres Mataram Siapkan Pola Pengamanan

MATARAM-Polresta Mataram mulai mengantisipasi dampak terburuk pandemi Covid-19. Untuk itu, mereka menggelar simulasi Tactical Floor Game (TFG) dengan sistem pengamanan kota (Sispamkota). ”Bentuk simulasi tersebut rangkaian upaya penanganan konflik sosial dari dampak penyebaran virus korona,” kata Kapolres Mataram Kombes Pol Guntur Herditrianto usai simulasi, Senin (27/4).

Simulasi yang dilakukan sebagai langkah untuk mengoptimalisasi apabila kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diberlakukan di wilayah hukum Polresta Mataram. ”Kita harus antisipasi hal-hal yang kemungkinan terjadi. Kalau saya berharap, Mataram tetap kondusif dan penanganan Covid-19 berjalan optimal,” harapnya.

Kapolresta meminta seluruh anggota untuk bekerjasama dalam menangani pandemi covid-19 serta dampak sosial lainnya. ”Agar apa yang kita inginkan ini berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Mataram Kompol Taufik yang memimpin simulasi tersebut mengatakan, simulasi ini sebagai gambaran jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ditengah pandemi  tersebut. ”Ini bentuk kesiapsiagaan kita ke depan agar petugas kita tahu apa yang harus dilakukan,” kata Taufik.

Dia berharap, melalui TFG yang dilaksanakan, personel mengetahui tugasnya di lapangan. Selain itu, petugas diminta selalu siap dengan situasi yang ada. ” Disimulasi itu sudah kita gambarkan perkiraan personel yang akan disiapkan. Kemudian juga titik-titik kumpul petugas sudah disiapkan,” bebernya.

Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang menyampaikan apresiasi atas persiapan untuk mengantisipasi berbagai kondisi yang mungkin terjadi. Tentunya semua pihak tidak menginginkan kemungkinan terburuk terjadi. ”Perlu dipastikan, jika terjadi semua pihak bisa menanganinya dengan baik. Jadi sangat penting bagi kita untuk bekerjasama. Ini sebagai upaya kesiapan kita,” kata Martawang.

Pada kegiatan simulasi itu juga dihadiri berbagai elemen. Seperti, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan lainnya. Semua unsur dilibatkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dalam proses penanganan pandemi ini. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Astra Motor Gelar Kompetisi untuk Siswa SMA Sederajat

“Pelaksanaan AHMBS tahun ini sudah memasuki penyelenggaraan ke-18 dengan mengusung tema "Satu Hati Menuju Indonesia Maju” ujar Kepala Wilayah Astra Motor NTB Budi Yanto.

Pandai Besi, Penyelamat Ekonomi Rarang saat Pandemi

EKONOMI Warga Desa Rarang, Kecamatan Terara, Lombok Timur tak meredup, meski pandemi Covid-19 masih berlangsung. Keberadaan pandai besi yang ditekuni warga setempat menjadi musababnya.

Desa Medana Buka Destinasi Wisata dengan Protokol Kesehatan Ketat

Dunia pariwisata memang lesu di tengah pandemi. Tapi tidak bagi Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara. Tiga destinasi wisata di desa ini justru berkibar. Ada jurus jitu membuka destinasi wisata meski pandemi tengah mendera.

51.200 Pekerja NTB Masuk Daftar Penerima Bantuan Tambahan Penghasilan

Perusahaan di NTB harus bertanggungjawab. Mereka harus memastikan pekerja dengan upah di bawah Rp 5 juta mendapatkan bantuan tambahan penghasilan dari pemerintah. Sebab, hingga kemarin, di NTB, belum semua pekerja masuk daftar penerima bantuan.

Waspada Bahaya Klaster Covid 19 Baru di Sekolah

BARU beberapa hari sekolah dibuka, muncul klaster baru. Ketegasan pemerintah diharapkan banyak pihak. Sayangnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melempar tanggungjawab ke pemerintah daerah.

Kantor Layanan Publik Harus Jadi Contoh Pencegahan Covid 19 di NTB

nstansi pelayanan publik, BUMN, dan BUMD harus menjadi contoh penerapan protokol pencegahan Covid-19. ”BUMN dan BUMD berperan penting dalam mendisiplinkan masyarakat melalui budaya kerja dengan protokol kesehatan,” kata Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi, selaku ketua pelaksana harian Gugus Tugas Covid-19 NTB, saat memimpin rapat pembahasan pencegahan Covid-19, Rabu (12/8).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bukan Bunuh Diri, Terungkap Mahasiswi Unram Dicekik Lalu Digantung

Misteri kematian mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Linda Novitasari yang ditemukan meninggal di rumah BTN Royal Mataram, Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram pada Sabtu (25/7) lalu akhirnya terkuak.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.
Enable Notifications.    Ok No thanks