alexametrics
Selasa, 11 Agustus 2020
Selasa, 11 Agustus 2020

Kabar Baik, Satu Polisi Positif Korona di Polda NTB Dinyatakan Sembuh dan Boleh Pulang

MATARAM-Satu anggota polisi Ari Tri Widodo yang dinyatakan positif Covid-19 kini telah sembuh. Ia telah menjalani dua kali tes Swab dan hasilnya negatif korona. ”Pasien itu  sudah diperbolehkan pulang,” kata Kabiddokkes Polda NTB Kombes Pol dr Ubaidillah melalui video call via instagram dengan Bidang Humas Polda NTB, kemarin (27/4).

Meski diperbolehkan pulang pasien nomor 49 tersebut tidak diperkenankan masuk kerja. Dia harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari ke depan. ”Begitu protokol dari Kementerian Kesehatan,” jelasnya.

Sebelumnya, ada lima polisi yang dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil Swab. Diantaranya, EAP berdomisili di Ampenan; berinisial A, 32 tahun, berasal dari Rabangodu Utara,Raba, Kota Bima; Pasien seorang polisi wanita berinisial BSD, 32 tahun. Domisilinya di Ampenan, Mataram; Pasien berinisial LEP, 33 tahun berdomisili di Brangbiji, Sumbawa.

Mereka tertular virus korona saat menjalani pendidikan di SPP Sukabumi, Jawa Barat. Total ada sebanyak 300-an calon perwira yang terjangkit positif Covid-19.

Empat anggota yang belum dinyatakan sehat total masih terus mendapatkan perawatan. Kondisi kesehatannya cukup membaik. “Kita berikan pengobatan standar dan multivitamin untuk meningkatkan imun tubuh mereka,” jelasnya.

 Tak hanya itu, mereka juga tetap mengkonsumsi makanan bergizi. Serta diwajibkan berjemur pada pukul 08.00 hingga pukul 09.00 Wita. ”Dengan begitu imunitas mereka tetap terjaga dan tidak terlihat ada gejala lagi,” ungkapnya.

Hanya saja untuk memastikan mereka benar-benar sembuh dari virus korona, harus melalui hasil Swab. ”Saya yakin, jika empat pasien tersebut tetap mematuhi protokol penanganan Covid-19, dalam waktu dekat mereka bakal sembuh,” harapnya.

Dr Ubaidillah mengatakan, virus tersebut jangan dianggap enteng. Dia melihat kesadaran masyarakat untuk mencegah  Covid-19 masih kurang. ”Mereka belum mematuhi imbauan jaga jarak, mencuci tangan menggunakan sabun, dan menggunakan masker,” bebernya.

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi imbauan pemerintah. Demi menjaga kesehatan bersama. ”Memang di saat imunitas kita bagus, virus bisa dikalahkan. Tetapi, ketika kita membawa virus itu ke rumah dan tertular ke keluarga yang lain yang imunitasnya lemah, hal itu yang dapat merugikan banyak orang,” ungkapnya.

Komplek SPN Steril

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto mengatakan, lima polisi yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 itu dikarantina langsung di SPN Belanting. Saat diisolasi mereka berada di ruang khusus. ”Lokasinya jauh dari tempat pendidikan tamtama. Mereka ditaruh barak khusus,” kata Artanto.

Mereka juga tidak diperkenankan berinteraksi dengan orang yang di luar. Semua polisi yang bertugas di SPN Belanting sudha menjalani rapid tes.

Langkah itu untuk mengantisipasi adanya penyebaran kluster lokal di wilayah tersebut. ”Hasil rapid tes negatif,” ungkapnya.

Artinya, wilayah SPN belanting saat ini sudah klir dari virus korona. Karena seluruh kawasan sudah disemprot disinfektan. ”Komplek SPN Belanting steril dari Covid-19,” ujarnya.

Masyarakat tidak perlu panik dengan polisi yang bertugas di SPN Belanting. Karena, mereka sudah menjalani tes secara medis dan SOP penanganan Covid-19. ”Hasilnya negatif semua,” pungkasnya. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kapal Tenggelam di Tarakan, Satu Polisi Asal Lombok Tengah Meninggal

Kabar duka datang dari Ditpolairud Polda NTB. Satu anggotanya yang sedang bawah kendali operasi (BKO) di Ditpolairud Polda Kalimantan Utara (Kaltara) meninggal dunia.

Penjualan Mobil Toyota di NTB Masih Stagnan, Avanza Paling Diminati

”Dibanding saat kondisi normal, penjualan mobil baru pulih di angka 40-50 persennya saja. Kondisi ini bisa dibilang masih jauh dari situasi penjualan saat normal dulu,” kata Kepala Cabang Krida Toyota NTB Samsuri Prawiro Hakki, kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Data Kemiskinan NTB Belepotan, Verifikasi dan Validasi Sangat Lambat

Verifikasi dan validasi data kemiskinan atau data terpadu kesejahteraan sosial (DTSK) di NTB rupanya masih lambat. Hingga kemarin, baru lima daerah yang melaporkan hasil verifikasi dan validasi DTSK tersebut. Dari lima daerah itu, progres tiga daerah belum sampai 50 persen.

Kurikulum Darurat, Materi Belajar Siswa Dipangkas Hingga 70 Persen

LAMA DINANTI, Kurikulum darurat secara resmi telah diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pada kurikulum ini, banyak materi yang dipangkas bahkan lebih dari separo.

Lale Sileng, Figur Pemimpin Perempuan Kaya Pengalaman Birokrasi

Kenyang pengalaman di dunia birokrasi, Hj Lale Prayatni punya modal mumpuni untuk memimpin daerah. Urusan mengelola birokrasi, anggaran, hingga perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, sudah lekat dengan kesehariannya. ”Sudah khatam saya soal itu,” kata Prayatni.

Harga Emas Naik, Aktivitas Pegadaian di Mataram Ikut Melonjak

Kondisi ini membuat jumlah penggadai yang mendatangi PT Pegadaian (Persero) terus bertambah. ”Dalam sehari, cabang atau unit besar yang ada di Mataram, biasa melayani lebih dari 50 orang nasabah. Kalau unit kecil sekitar 30-40 saja,” kata Suciati Triastuti, Asisten Manager Pegadaian Kota Mataram kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Digerebek Polisi, Doyok dan Tutik Gagal Nyabu di Karang Bagu

Terduga pengedar sabu berinisial H alias Doyok ditangkap tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB. Dia diringkus bersama seorang perempuan berinisial HT alias Tutik, Jumat sore (7/8) lalu.

Lale Sileng Pilih Yusuf Saleh Sebagai Wakil di Pilbup Loteng

Lale Prayatni memutuskan untuk menggandeng HM Yusuf Saleh. “Ya,” kata Lale singkat saat dihubungi, Minggu (9/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks