alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

Mataram Jam Malam, Tujuh ATM Jadi Sasaran Pembobolan

MATARAM-Trend aksi kejahatan terutama pencurian dengan pemberatan (Curat) meningkat selama masa tanggap darurat Covid-19. Terlebih Pemkot Mataram masih melakukan pemadaman lampu penerangan jalan selama kebijakan jam malam diterapkan.

Yang terbaru sejumlah mesin ATM menjadi sasaran para pebcuri di wilayah hukum Polres Mataram.  ”Mereka banyak menyasar beberapa gerai ATM,” kata Kasatreskrim Polreta Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa, Senin (27/4).

Sampai saat ini, ada sebanyak tujuh kasus ATM yang coba dibobol. Dari rekaman CCTV yang dikantongi penyidik, mereka membobol ATM dengan cara bar-bar. ”Menggunakan linggis dan alat-alat pengungkit lainnya,” jelasnya.

Syukurnya, pelindung uang di gerai ATM tidak bisa dihancurkan. Sehingga, tidak banyak uang yang berhasil dicuri pelaku. ”Uang yang hilang dari gerai ATM tidak banyak,” ujarnya.

Untuk menekan tindakan mereka, Polresta Mataram meningkatkan patroli tengah malam. Mereka kebaanyakan beraksi di tengah malam. ”Kita lakukan patroli untuk menekan tindakan para pelaku membobol ATM,” ujarnya.

Patroli di back up Unit Samapta dan Satnarkoba Polresta Mataram. Ditambah lagi dari tim opsnal masing-masing Polsek Cakranegara. “Kita semua bergerak untuk melakukan patroli malam,” ujarnya.

Sejauh ini, pelaku belum terciduk. Penyidik masih mengembangkan. ”Kita masih terus kembangkan kasus pembobolan ATM,” ucapnya.

Menurutnya, jalanan yang sepi memberikan kesempatan bagi pelaku pembobol ATM ini untuk beraksi. ”Kesempatan untuk beraksi di pandemi Covid-19 ini cukup terbuka,” bebernya. (arl/r2) 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).

Zona Merah, Pembelajaran Tatap Muka di Mataram Terlalu Berisiko

Pemkot Mataram belum bisa menerapkan pembelajaran tatap muka di sekolah. Karena kegiatan ini dinilai terlalu berisiko di tengah mewabahnya Covid-19 di Kota Mataram. “Pembelajaran tatap muka di sekolah belum bisa kita lakukan,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram HL Fatwir Uzali pada Lombok Post, Jumat (7/8)

Senin, Gerindra Janjikan SK Dukungan untuk Makmur-Ahda

Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram HL Makmur Said-H Badruttamam Ahda (Muda) belum memegang SK dukungan. Baik dari Partai Gerindra maupun PKB.

Inovasi Pengusaha Kuliner Mataram Gaet Pengunjung di Masa Pandemi

IKON KULINER IBU KOTA: Karyawan warung Sate Rembiga Hj Sinnaseh menyiapkan pesanan pelanggan, Kamis malam.( DIDIT/LOMBOK POST)

Sekolah Tutup Pendataan Pemilih Pemula di Mataram Terhambat

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Mataram kesulitan mendata warga  berusia 17 tahun atau pemilih pemula pada Pilkada Kota Mataram 9 Desember mendatang. Alasannya, karena sampai saat ini belum ada proses belajar mengajar tatap muka dilakukan sekolah.

Satu Tenaga Kesehatan Positif Korona Sejumlah Ruang RSUD Bima Ditutup

Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bertugas di RSUD Bima ternyata sudah ada yang terpapar Covid-19.  Informasi yang berhasil dihimpun, ada sembilan yang terdiri dari Nakes dan pegawai RSUD Bima yang terpapar.

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.
Enable Notifications.    Ok No thanks