alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

H Zaini Arony Bersaksi di Sidang Kasus LCC

MATARAM-Mantan Bupati Lombok Barat (Lobar) H Zaini Arony menjadi saksi dalam perkara korupsi pengelolaan Lombok City Center (LCC), kemarin (28/4). Mantan politisi Partai Golkar itu bersaksi melalui  sidang konferensi video.

Pada sidang perkara yang menjerat mantan Dirut PT Tripat L Azril Sopandi dan bendaharanya Abdurrazak, hakim mencoba mengurai kasus. Terutama terkait awal kerjasama PT Bliss dan PT Tripat hingga sertifikat tanah seluas 4,8 hertare diagunkan ke Bank Sinarmas.

Zaini mengaku, pertemuan dengan PT Bliss dikenalkan Ispan Junaidi yang saat itu menjabat Kabag Humas Lobar. Kala itu Pemda Lobar memiliki web mengenai bisnis. ”Dari situ, PT Bliss tertarik untuk melakukan investasi di wilayah Lobar dengan cara mengajukan usulan,” kata Zaini memberikan kesaksian.

PT Bliss berencana akan membangun mal, waterpark, hotel, dan perumahan. Mendengar keinginan tersebut Zaini menerima pihak PT Bliss.  ”Kita terima keinginan mereka untuk investasi,” ujarnya.

Pihak PT Bliss yang diwakili Isabel Tanihaha dan Martin Tanihaha datang ke kantor Bupati. ”Yang dibicarakan mengenai KSO (Kerjasama Operasi, Red),” ujarnya.

Selanjutnya, KSO resmi ditandatangani antara PT Bliss dengan PT Tripat di Senggigi pada 2012 silam. Perjanjian tersebut ditandatangani dihadapan notaris Hamzan Wahyudi. ”Setahu saya dalam KSO itu PT Tripat menyertakan modal Rp 1,7 miliar. Beserta tanah seluas 8,4 hektare,” jelasnya.

Mendengar kesaksian tersebut Edi Kurniadi selaku penasihat hukum Azril mempertanyakan ke Zaini terkai mengenai substansi KSO.

Apakah Zaini mengetahui isi KSO antara PT Bliss dengan PT Tripat?. Zaini tak bisa menjawab detail. “hhhmmm, saya lupa isi substansinya,” Jawab Zaini.

Ketika ditanyakan mengenai klausul dalam perjanjian yang melanggar hukum. Seperti,  menyatakan pernjanjian tidak ada batas waktu dan sertifikat lahan boleh diagunkan. ”Saya lupa, saya tidak sempat baca. Saya tidak tahu,” jawab Zaini tenang.

Zaini mengaku bukan dirinya yang menyusun KSO. Dia meminta Azril berkonsultasi dengan mantan Sekda Lobar H Uzair untuk mengkaji aspek-aspek teknis kerjasama. ”Jadi saya lupa isi substansinya. Saya juga mengetahui lahan diagunkan melalui pemberitaan media,” aku dia.

Tak percaya dengan jawaban Zaini, Edi pun menunjukkan bukti tandatangan Zaini di KSO antara PT Tripat dengan PT Bliss. Kedudukannya, pada penandatanganan itu sebagai komisaris sekaligus sebagai Bupati Lobar.

Mendengar pertanyaan itu, terlihat lagat Zaini sedikit ragu menjawab. ”Hhhhmmm, soal itu saya lupa,” gumamnya ragu.

Edi mempertegas lagi, proses perjanjian tersebut dapat ditandatangani harus melalui prosedur. Yakni, mulai di paraf bagian hukum, Sekda, hingga Bupati. Harusnya, Bupati membaca dan memahami isi perjanjiannya. ”Masa Bupati yang sekaligus sebagai komisaris PT Tripat tidak membaca utuh isi perjanjian itu?,” tanya Edi.

Mendengar pertanyaan Edi, Zaini terdiam sejenak. Lalu berkelit. ”Aspek substansi saya tidak tahu. Saya hanya mengetahui secara umum saja. Itu untuk pembangunan mall dan waterpark,” ungkapnya.

Karena banyak lupa, Edi mempertanyakan mengenai penyertaan modal Rp 1,7 miliar. Apakah pada 2013 sempat dilakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)?.

Zaini mengaku RUPS tidak pernah dilakukan. ”Lalu bagaimana bisa disetujui penyertaan modal itu?,” tanya Edi.

Zaini tak bisa menjawab lagi. “Owwwhh saya lupa,” ujarnya.

Mendengar jawaban itu, Sri Sulastri sedikit jengkel. Karena, dari seluruh pertanyaan itu tidak ada yang dijawab dengan baik. ”Aneh sekali pejabat ini, giliran seperti ini saja pada mendadak amnesia. Semua dijawab lupa,” kata Sri Sulastri dengan sedikit jengkel.

”Eeehh, Bapak itu mantan Bupati. Komisaris juga di PT Tripat. Masa bapak tidak tahu semuanya. Isi perjanjian tidak diketahui. Semua lupa. Masa cepat sekali lupa,” mengomeli Zaini melalui konfrensi video.

Selanjutnya, Azril memberikan tanggapan, sebenarnya Bupati mengetahui lahan seluas 4,8 hektar lahan tersebut. Karena dilihat dari paraf yang sudah ditekennya untuk diserahkan ke PT Tripat.

“Saya antar Isabel ketemu Pak Bupati untuk tanda tangan surat. Persetujuan pemilik itu syarat bisa diagunkannya sertifikat. Pemiliknya kan Bupati,” kata Azril.

Menurut Azril, Bupati juga mengetahui isi perjanjian KSO. Karena, Zaini juga yang menyetujui KSO tersebut.

Sebagai pengingat pada kasus  tersebut ada dua item yang  diusut. Yakni,penyertaan modal,  PT Tripat selaku perusahaan daerah Lombok Barat (Lobar) sebesar Rp 1,7 miliar. Dari penyertaan itu sebanyak Rp 400 juta tak mampu dipertanggungjawabkan.

Kedua,  mengenai persoalan tukar guling (ruilslag)  gedung Dinas Pertanian yang berdiri di atas lahan LCC. Pada ruilslag tersebut, PT Bliss memberikan uang pengganti Rp 2,7 miliar ke PT Tripat untuk membangunkan gedung Dinas Pertanian.

Pada ruilslag tersebut muncul kerugian negara. Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) kerugian negaranya mencapai Rp 600 juta. Total kerugian negara mencapai Rp 1 miliar. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

2021, Pemkot Mataram Usulkan 400 Formasi CPNS

Pemkot Mataram mengusulkan 400 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Jumlah tersebut hasil kalkulasi dari kebutuhan pegawai daerah ini pada tahun 2020 dan 2021.

VIDEO : Pilwali Mataram Dianul-Badrun Maju ke Tahap Verfak

Bakal pasangan calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota H Dianul Hayezi-H Badrun Nadianto yang maju melalui jalur perseorangan melaju ke tahap verifikasi faktual (Verfak). “Dari hasil Vermin (verifikasi administrasi) syarat dukungan pasangan DR (Dianul-Badrun) sudah melebih target. Lanjut ke tahap verfak,” kata Ketua KPU Kota Mataram M Husni Abidin, Selasa (4/8).

Kisah Baitul Askhiya Sekarbela (1) : Semua Berawal dari 12 Dermawan

Apa yang dilakukan 97 dermawan ini patut diteladani. Kehadiran mereka yang tergabung dalam Yayasan Peduli Umat Baitul Askhiya telah meringankan beban ratusan orang.

Libur Korona Semakin Panjang, Anak-anak Lupa Pelajaran Sekolah

"Kita sudah lupa (pelajaran)," kata Rio, salah satu anak di Pagutan, Kota Mataram saat ditanya, apakah ia masih ingat materi pelajarannya di sekolah.

Lulus 2018, Pelantikan 262 CPNS Mataram Tertunda Karena Korona

Sebanyak 262 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lulus pada tahun 2018 lalu harus bersabar. Sebab, pelantikan mereka harus ditunda karena wabah Korona.

Di NTB, Keluarga Kini Boleh Ikut Pemulasaraan Jenazah Pasien Korona

Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra mendatangi RSUD Kota Mataram, Senin (3/8) lalu. Ia melihat bagaimana proses pemulasaran jenazah pasien Covid-19 yang dilakukan pihak rumah sakit.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

NTB Waspada, Penularan Korona Terdeteksi di Usaha Rumahan

Penularan virus Korona di NTB kian tidak terkendali. Transmisi lokal kian merajalela. Hampir tidak ada ruang yang bebas dari penularan virus. Bahkan rumah pun mulai tidak aman. Terutama bagi mereka yang membuka usaha di rumah.

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications.    Ok No thanks