alexametrics
Jumat, 14 Mei 2021
Jumat, 14 Mei 2021

Masih Positif Covid-19, Direktur PT SAM Batal Ditahan

MATARAM-Direktur PT SAM berinisial AP memenuhi panggilan penyidik Kejati NTB, Rabu (28/4/2021). Tersangka kasus pengadaan benih jagung tahun 2017 itu datang didampingi penasihat hukumnya Emil Siain.

Sebelum diperiksa penyidik di kantor Kejati NTB, AP menjalani rapid tes di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram. Hasilnya, AP masih positif Covid-19. “Ya hasilnya memang positif,” kata Juru Bicara Kejati NTB Dedi Irawan.

Selanjutnya, penyidik berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Mataram.  AP diminta menjalani isolasi mandiri di Fizz Hotel. ”Hotel itu dijadikan sebagai tempat isolasi mandiri,” jelasnya.

Karena masih menjalani isolasi, jaksa memutuskan untuk tidak menahan AP. Jaksa harus menunggu AP dinyatakan sehat. ”Kalau positif, bagaimana caranya kita mau menahannya?” kata Dedi.

Jika sudah dinyatakan negatif Covid-19, jaksa pasti bakal memanggilnya kembali. ”Tunggu saja, pasti kita periksa,” kata Dedi.

Diketahui, AP ditetapkan sebagai tersangka bersama mantan kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) berinisial HF, Pejabat Pembuat Komitmen berinisial IWW, dan Direktur PT WBS berinisial LIH.

Pengadaan benih jagung dengan anggaran Rp 48 miliar dilakukan dua tahap. Pertama, dikerjakan PT SAM dengan anggaran Rp 17 miliar dan tahap kedua dikerjakan PT WBS dengan anggaran Rp 31 miliar.  Dari perhitungan jaksa, total kerugian negara Rp 15,42 miliar. Dari pengadaan pertama memunculkan kerugian negara Rp 8,42 miliar dan pengadaan kedua kerugian negaranya Rp 7 miliar.

Penasihat Hukum AP, Emil Siain mengatakan, kliennya sudah kooperatif. Tidak ada yang direkayasa dalam pernyataan Covid-19. ”Sekarang kan sudah terbukti. Walaupun dites di RSUD Kota Mataram, klien saya ini tetap dinyatakan positif,” kata Emil.

Dia menegaskan, kliennya tidak pernah mangkir dari panggilan jaksa. Setiap pemanggilan, ada surat yang diberikan kepada jaksa. ”Tiga kali dipanggil sebelumnya itu kita tetap memberikan keterangan,” kata Emil. (arl/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks