alexametrics
Minggu, 12 Juli 2020
Minggu, 12 Juli 2020

Wabah Korona, Suplai Narkoba ke NTB Jalan Terus

MATARAM-Masa pandemi, tak membuat para pengedar narkoba menghentikan bisnisnya. Mereka memiliki beribu cara untuk bisa mengedarkan barang haram itu. ”Mereka memutar jalur untuk menyelundupkan narkoba di masa pandemi ini. Biasanya menggunakan jalur barat. Tetapi, sekarang menggunakan jalur timur,” kata Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) NTB Brigjen Pol Gede Sugianyar Dwi Putra, Jumat (26/6) lalu.

Contohnya saja, beberapa kasus yang terakhir diungkap. Kebanyakan barang dikirim melalui Dompu menuju Mataram.

Modusnya, mereka tetap menggunakan paket kilat. Karena, di wilayah Mataram pembatasan pengiriman paket terbatas, sehingga mereka mengubah alur penyelundupan. ”Kebanyakan tujuan mereka adalah Dompu tetapi  diedarkan di wilayah Pulau Lombok,” ungkapnya.

Bisnis narkoba ini narkoba ini sulit dihanguskan. Karena, mereka memiliki pasar khusus. ”Mereka menjual ke para pecandu. Dan para pecandu itu tetap membutuhkan narkoba,” ujarnya.

Disimpulkan, di masa pandemi ini tidak berdampak. Karena, ada saja orang yang membutuhkan. “Kalau mereka sudah memiliki pasarnya, otomatis para pengedar dan bandar harus tetap mensuplai barang itu. Mereka tidak peduli mau gempa, pandemi, atau yang lainnya,” kta dia.

Namun, BNN dan Kepolisian tidak tinggal diam. Mereka terus berkoordinasi untuk mengungkap peredarannya. ”Buktinya dengan kekuatan koordinasi, kita berhasil mengungkap banyak kasus.  Kita obrak-abrik semuanya,” ungkapnya.

Kasus terakhir yang diungkap,  yakni penyelundupan narkoba melalui paket kilat, April lalu. Tersangkanya berinisial SL, 27 tahun.

Pria asal Dasan Agung, Selaparang, Mataram itu ditangkap saat mengambil paket sabu di salah satu kantor jasa pengiriman barang. Dari hasil penggeledahan, ditemukan sabu seberat 61,47 gram dan 300 butir pil ekstasi.  Barang haram tersebut dipesan seorang narapidana berinisial AJ.  (arl/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dewan Mataram Sorot Kualitas Makanan untuk Pasien Korona

Pansus pengawasan covid DPRD Kota Mataram mengkritisi penanganan pasien di Wisma Nusantara (Wisnu). ”Pas kunjungan ke sana, kita tanyakan beberapa hal. Salah satunya soal makanan,” kata Ketua Pansus Abdurrachman,

Ke Praya Tak Pakai Masker, Siap-siap Dihukum Push Up

Menurunnya kesadaran warga menggunakan masker membuat jajaran Polres Lombok Tengah menggelar razia. “Kami sasar pasar-pasar dan pusat pertokoan di wilayah Praya,” kata Kasatnarkoba Polres Loteng Iptu Hizkia Siagian, Jumat (10/7).

JPS Gemilang III Segera Disalurkan, Mudah-mudahan Tepat Sasaran

antuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang tahap III segera disalurkan. Gubernur NTB H Zulkieflimansyah meminta penyaluran JPS yang terakhir ini dilakukan tanpa cela.

Pemerintah Janji Bantu UMKM NTB Terdampak Korona, Ini Syaratnya

encairan bantuan Rp 800 triliun bagi UMKM dan IKM masih menunggu petujuk pemerintah pusat. ”Kita tunggu petunjuk teknisnya dari kementerian koperasi UKM,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Wirajaya Kusuma, Jumat (10/7

Kompak Lawan Korona, Kelurahan Cakra Timur Bertahan di Zona Hijau

Kelurahan Cakranegara Timur patut dicontoh. Saat keluarahan lain di Kota Mataram zona merah Covid-19, justru Cakra Timur berada pada zona hijau. Strategi para pemimpin di wilayah ini membuat virus Korona tak berani mendekat. Apa resepnya?

Berkurban di Masa Korona, Ini Fatwa MUI

Jumat (10/7) malam Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terbaru bernomor 36/2020 tentang salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban. MUI di antaranya meminta kegiatan penyembelihan tidak tekonsentrasi pada saat Idul Adha saja.

Paling Sering Dibaca

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Duka di Lombok Utara, Suami Tewas Tergantung, Istri Tergeletak di Ranjang

Warga Dusun Sumur Jiri, Desa Santong Mulia, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, geger. Pasangan suami istri (pasutri) berinisial S, 25 tahun dan R, 20 tahun ditemukan tewas di dalam rumahnya, Minggu malam (5/7).

12 Karyawan Bank di Cilinaya Mataram Positif Korona

Di Kelurahan Cilinaya misalnya. Di sini tercatat ada 12 karyawan salah satu bank terpapar virus Korona. “Sebenarnya hanya satu. Namun setelah kita tracing, menjadi 12 orang yang positif,” kata Lurah Cilinaya I Gusti Agung Nugrahini, Kamis (9/7)

Pakai Narkoba, Satu Anggota Polisi Ditangkap di Mataram

Tim Subdit II Ditresnarkoba Polda NTB menangkap jaringan narkoba di salah satu hotel di mataram dua pekan lalu. Sebanyak empat orang berinsial E, LA, AD, dan SL. “E adalah polisi aktif, LA dan AD pecatan polisi, SL warga sipil,” kata Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, kemarin (10/7).

PKS Berpeluang Kocok Ulang Figur di Pilbup Lombok Tengah

Peta kekuatan politik Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) di Lombok Tengah (Loteng) tampak berimbang. Ini terlihat dari hasil survei yang dilakukan PKS bekerja sama dengan Olat Maras Institute (OMI).
Enable Notifications.    Ok No thanks