alexametrics
Selasa, 11 Agustus 2020
Selasa, 11 Agustus 2020

Dua Terduga Pengedar Narkoba Ditangkap di Cakranegara

MATARAM-Terduga pengedar sabu berinisial INB alias D dicokok tim Satnarkoba Polresta Mataram, Senin malam (27/7). “Kita tangkap saat mereka akan bertransaksi narkoba di rumahnya dengan seseorang,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, usai penangkapan.

Teman transaksi INB berhasil kabur saat akan ditangkap. Diketahui nama temannya itu berinisial Z alias B. “Dia kabur dari belakang rumah,” bebernya.

Penangkapan itu berawal dari laporan masyarakat. Selanjutnya, tim melakukan penyelidikan di sekitar rumah tersebut. “Di situ kita temukan orang yang menjadi  TO (target operasi) sedang bertransaksi,” ungkapnya.

Usai penangkapan INB, tim melakukan penggeledahan di rumahnya.  Penggeledahan disaksikan aparat lingkungan setempat. “Di rumah pelaku ini kita dapatkan puluhan poket sabu,” ujarnya.

Ditemukan barang bukti dua poket sabu seberat 0,80 gram di lantai kamarnya. Selain itu tim juga menemukan satu buku catatan.

Tim juga menggeledah lemari milik pelaku. Ditemukan dua poket besar dengan berat 64,26 gram.

Selain itu juga ditemukan dua poket kristal di bawah baju. Beratnya 1,13 gram. Di lemari bagian bawah juga ditemukan 10 poket sabu. Beratnya 4,63 gram. “Ada banyak kita temukan barang bukti. Ada sekita  43 poket sabu siap edar yang diamankan,” jelasnya.

“Total berat sabu yang dimiliki pelaku ini 90,71 gram,” tambahnya.

Selain itu, di kamar INB juga ditemukan timbangan elektrik. “Diduga timbangan tersebut digunakan untuk menimbang sabu,” terangnya.

Dari hasil penangkapan INB, tim melakukan pengembangan. Karena dari pengecekan CCTV yang ada di rumah pelaku terlihat seorang laki-laki pernah datang ke rumah pelaku. “Laki-laki itu kita tangkap dan mengaku akan membeli narkoba di INB,” jelasnya.

Laki-laki tersebut mengaku hanya disuruh membeli narkoba oleh seseorang berinisial DSW dan INW. Rencananya akan menggunakan narkoba di rumah INW, di Karang Sampalan, Kelurahan Cakra Barat, Cakranegara. ”Kita langsung gerebek rumah INW dan kita amankan keduanya,” ungkapnya.

Di rumah INW, petugas juga mengamankan tiga orang laki-laki berinisial DPS, SE, dan NL. “Mereka diduga memiliki hubungan dengan peredaran narkoba yang dilakukan INB,” jelasnya.

Elyas mengatakan, penyidik masih melakukan pemeriksaan. Tim masih mengembangkan darimana INB mendapatkan barang sebanyak itu. “Kita belum simpulkan perannya karena masih pendalaman,” ucapnya. (arl/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kapal Tenggelam di Tarakan, Satu Polisi Asal Lombok Tengah Meninggal

Kabar duka datang dari Ditpolairud Polda NTB. Satu anggotanya yang sedang bawah kendali operasi (BKO) di Ditpolairud Polda Kalimantan Utara (Kaltara) meninggal dunia.

Penjualan Mobil Toyota di NTB Masih Stagnan, Avanza Paling Diminati

”Dibanding saat kondisi normal, penjualan mobil baru pulih di angka 40-50 persennya saja. Kondisi ini bisa dibilang masih jauh dari situasi penjualan saat normal dulu,” kata Kepala Cabang Krida Toyota NTB Samsuri Prawiro Hakki, kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Data Kemiskinan NTB Belepotan, Verifikasi dan Validasi Sangat Lambat

Verifikasi dan validasi data kemiskinan atau data terpadu kesejahteraan sosial (DTSK) di NTB rupanya masih lambat. Hingga kemarin, baru lima daerah yang melaporkan hasil verifikasi dan validasi DTSK tersebut. Dari lima daerah itu, progres tiga daerah belum sampai 50 persen.

Kurikulum Darurat, Materi Belajar Siswa Dipangkas Hingga 70 Persen

LAMA DINANTI, Kurikulum darurat secara resmi telah diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pada kurikulum ini, banyak materi yang dipangkas bahkan lebih dari separo.

Lale Sileng, Figur Pemimpin Perempuan Kaya Pengalaman Birokrasi

Kenyang pengalaman di dunia birokrasi, Hj Lale Prayatni punya modal mumpuni untuk memimpin daerah. Urusan mengelola birokrasi, anggaran, hingga perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, sudah lekat dengan kesehariannya. ”Sudah khatam saya soal itu,” kata Prayatni.

Harga Emas Naik, Aktivitas Pegadaian di Mataram Ikut Melonjak

Kondisi ini membuat jumlah penggadai yang mendatangi PT Pegadaian (Persero) terus bertambah. ”Dalam sehari, cabang atau unit besar yang ada di Mataram, biasa melayani lebih dari 50 orang nasabah. Kalau unit kecil sekitar 30-40 saja,” kata Suciati Triastuti, Asisten Manager Pegadaian Kota Mataram kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Digerebek Polisi, Doyok dan Tutik Gagal Nyabu di Karang Bagu

Terduga pengedar sabu berinisial H alias Doyok ditangkap tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB. Dia diringkus bersama seorang perempuan berinisial HT alias Tutik, Jumat sore (7/8) lalu.

Lale Sileng Pilih Yusuf Saleh Sebagai Wakil di Pilbup Loteng

Lale Prayatni memutuskan untuk menggandeng HM Yusuf Saleh. “Ya,” kata Lale singkat saat dihubungi, Minggu (9/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks