alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Polisi Buru Pemilik Rumah Sabu di Abian Tubuh

MATARAM-Satresnarkoba Polres Mataram mengejar Wawan, pemilik rumah di Abian Tubuh, yang dijadikan sarang transaksi narkoba jenis sabu. Identitas Wawan terungkap setelah polisi berhasil mengamankan kaki tangannya, Gebur, Kurna, dan remaja berinisial GY.

”Masih kita lakukan pengejaran di lapangan,” kata Kasatresnarkoba Polres Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa, kemarin.

Dalam penggerebekan yang dilakukan polisi pada Sabtu (16/3), Wawan diketahui tidak berada di rumahnya. Yang bersangkutan diduga kuat tengah berada di Pulau Bali.

Kadek mengatakan, Wawan memang jarang berada di Kota Mataram. Dia lebih banyak mengendalikan bisnis sabunya dari luar kota. ”Hanya sesekali datang. Kemarin kita ketahui berada di Bali, sekarang kemungkinan besar ada di Sumbawa. Itu masih kita lacak,” terang dia.

Dari informasi yang diperoleh polisi, Wawan telah lebih dari tiga tahun menjalankan bisnis narkoba di Kota Mataram. Omzet bisnis haram tersebut bisa mencapai ratusan juta tiap minggunya.

Tim Satresnarkoba membutuhkan kerja keras mengungkap kasus ini. Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam mengatakan, rumah yang digerebek jajarannya kerap terpantau melakukan transaksi sabu secara besar-besaran. Upaya penindakan juga telah dilakukan selama tiga tahun terakhir. Tetapi, kerap menemui jalan buntu.

”Selalu terkendala BB (barang bukti, Red). Mereka kalau ada petugas datang, langsung memusnahkan barang bukti,” kata Alam.

Rumah tersebut didesain serupa benteng pertahanan. Pelaku melengkapi rumahnya dengan tujuh kamera pengawas. Alat itu mampu memantau setiap aktivitas yang berada di luar rumah.

Penggerebekan yang dilakukan anggota sempat diketahui tiga pelaku di dalam. Pelaku Gebur dan Kurna pun berusaha menghilangkan barang bukti. Mereka membakar ratusan poket sabu di wastafel.

Meski demikian, polisi berhasil menangkap tiga pelaku. Mereka juga mengamankan sisa pembakaran poket sabu di wastafel. Selain itu, ada juga uang dalam berbagai nominal pecahan, dengan total Rp 37.747.000.

Alam mengatakan, tujuh kamera pengawas beserta TV LCD juga diamankan anggotanya. ”Ada dua timbangan elektrik yang juga diperoleh dari rumah tersebut,” ujarnya.

Pelaku yang diamankan diketahui bekerja di rumah tersebut. Mereka melayani setiap pembeli yang datang untuk membeli sabu. Pola kerja berdasarkan shift dengan bayaran hingga Rp 200 ribu.

Pelaku yang kini ditahan, dijerat dengan Pasal 114 ayat 1, Pasal 112 ayat 1, Pasal 127 ayat 1, Pasal 132 ayat 1 huruf a Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya mencapai 20 tahun penjara.(dit/r2)

Berita sebelumyaTPS Liar Menjamur
Berita berikutnya360 Botol Bir Gagal Masuk Bima
- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks