alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Simpan Tujuh Kilo Ganja Basri Bakal Dipecat

MATARAM-Khairil Basri, oknum polisi, menunggu pemecatan dari Polda NTB. Langkah ini merupakan imbas dari Basri yang menjadi terdakwa dalam kepemilikan ganja seberat 7,7 kilogram.

Pemecatan merupakan sanksi terberat bagi anggota. Dalam konteks kasus Basri, Kabidhumas Polda NTB AKBP Purnama menyebut, Basri dipastikan akan dipecat sebagai anggota Polri. ”Iya, sudah pasti (pecat),” kata Purnama.

Purnama mengatakan, anggota Polri menjalani proses yang sama seperti masyarakat, apabila melakukan tindak pidana. Melalui proses pemeriksaan di tingkat penyelidikan dan penyidikan. Selanjutnya, menjalani proses penuntutan di peradilan umum.

Sebelum langkah pemecatan terhadap Basri, Polda NTB akan lebih dulu melihat putusan pidananya. Setelah itu, proses sanksi Basri berlanjut ke kode etik. ”Kalau misalnya putusan di atas lima tahun, itu PTDH, sudah pasti,” tegas dia.

Lebih lanjut, Purnama mengimbau kepada seluruh anggota Polri untuk tidak bersentuhan dengan narkoba. Sebab, sanksi berupa pemecatan sudah pasti diberikan apabila terbukti. ”Sebagai anggota Polri, harus bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat,” pungkas dia.

Dalam sidang tuntutan pada Senin (18/3) di Pengadilan Negeri (PN) Mataram, Khairil Basri dituntut 13 tahun penjara. Jaksa penuntut umum menilai Basri bersalah terkait pemufakatan jahat, memiliki, menyimpan, menguasai, menyediakan narkotika golongan I dalam bentuk tanaman.

Terdakwa dijerat  Pasal 111 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Selain hukuman badan, JPU juga meminta majelis menjatuhkan pidana denda. Terdakwa Basri diminta untuk membayar denda sebesar Rp 1 miliar subsidair enam bulan penjara.

Terdakwa ditangkap anggota dari Ditresnarkoba Polda NTB medio September 2018. Sebelum menangkap Basri, petugas lebih dulu meringkus Syamsul. Dalam kejahatannya, Basri menyuruh Syam untuk mengambil paketan ganja di salah satu ekspedisi.

Barang haram tersebut dikim Medan, Sumatera Utara melalui jalur ekspedisi. Ditempatkan di satu koper besar berwarna hitam.

Guna menghindari kecurigaan, di dalam koper juga ditaruh 22 buku serta tujuh potong pakaian. Setelah tiba di Mataram, Basri menyuruh Syam untuk mengambil koper tersebut di salah satu kantor ekspedisi, di Jalan Bung Karno, Pagutan, Kota Mataram.

Basri terindikasi terlibat dalam jaringan narkotika lintas provinsi. Selain itu, dalam proses transaksi ganja ini, yang bersangkutan diduga berkoordinasi dengan salah seorang narapidana di Lapas Mataram, yakni Ukang.

Namun,  dalam persidangan, Ukang menyebut tidak mengetahui bagaimana terdakwa Basri dan Hakim mendapatkan narkotika ganja tersebut.(dit/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks