alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

11 Siswa SD di Sumbawa Diduga Dicabuli Oknum Guru

MATARAM-Pria berinisial TA, 28 tahun diduga melakukan tindakan asusila terhadap belasan siswa salah satu Sekolah Dasar (SD) di Lunyuk, Sumbawa. ”(Terduga) Pelakunya ini adalah seorang guru,” kata Kasubdit IV Ditreskrimum  Polda NTB AKBP Ni Made Pujawati, Jumat (29/5).

Saat ini, kasus tersebut masih diselidiki penyidik Polres Sumbawa. ”Pelakunya sudah ditahan di Polres Sumbawa,” jelasnya.

Terungkapnya kasus itu berawal dari laporan salah satu orang tua korban. Anaknya merupakan siswa di SD tersebut. ”Dari laporan itu kepolisian menindaklanjuti,” bebernya.

Dari laporan itu, aparat mengembangkan kasus. Polisi menduga ada 11 anak yang menjadi korban asusila. ”Satreskrim Sumbawa langsung mengembangkan kasus,” ungkapnya.

TA ditangkap di rumahnya, Desa Sukamaju, Lunyuk, Sumbawa. ”Tertangkapnya Jumat (22/5) lalu,” ujarnya.

Dari keterangan seluruh korban, disimpulkan ada enam TKP tempat terjadinya tindakan asusila. Diantaranya di kamar mandi sekolah, WC belakang kantor Postu Desa, rumah orang tua korban, ruang kelas, ruang guru sekolah, dan ruang kepala sekolah. ”Peristiwa tindakan asusila itu terjadi terhitung sejak Desember 2019 hingga Februari 2020,” bebernya.

TA dijerat pasal 81 juncto pasal 76D Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya pidana mati atau penjara seumur hidup, atau dikebiri dan dipenjara.

Terpisah, Koordinator Bidang Hukum dan Advokasi Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTB Joko Jumadi mengatakan, dia sudah turun mendampingi para korban. Tersangka TA itu tidak bertindak sebagai guru di sekolah tersebut. ”Dia hanya menggantikan orang tuanya yang menjadi guru di sekolah itu untuk mengajar,” ujarnya.

TA sebenarnya  merupakan CPNS yang masih menjalankan prajabatan sebagai tim penyuluh kesehatan. ”Dia ini mengajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA),” bebernya.

Saat mengajarkan mata pelajaran IPA,  dia membahas materi pelajaran tentang reproduksi. Dia disebut mengajarkan materi pelajaran itu dengan mencontohkan kepada siswa. ”Begitu modusnya,” ujarnya.

Pelaku diduga mencabuli muridnya di areal komplek sekolah. ”Itulah ada di ruang guru, kelas, dan beberapa tempat di komplek sekolah,” bebernya.

Tim LPA sudah turun mendampingi para korban. Baik pendampingan hukum maupun psikologis anak. ”Kita juga masih mendalami motif lain. Kita sudah koordinasi dengan kepolisian,” pungkasnya. (arl/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Dapodik Versi Terbaru Buat Bingung, Dikbud NTB Latih Operator Sekolah

Kami rancang untuk yang pulau Lombok dulu,” kata Kepala Seksi  GTK SMK Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Dikbud NTB Mu'azam, Rabu (23/9/2020).

SMK di NTB Mulai Persiapan Ikuti LKS Tingkat Nasional

”Siswa yang ikut, sedang menjalani training center (TC),” kata Kepala SMKN 3 Mataram Ruju Rahmad, Rabu (23/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks