alexametrics
Sabtu, 26 September 2020
Sabtu, 26 September 2020

Tahap Pertama Bermasalah, Kejati NTB Warning Penyaluran JPS Tahap Dua

MATARAM-Penyaluran Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang  tahap pertama sudah berakhir. Kejati NTB terus mengawal proses pengadaannya hingga penyalurannya ke masyarakat. ”Kita tetap turun ke lapangan apakah penyalurannya sudah sesuai atau tidak,” kata Kajati NTB Nanang Sigit Yulianto, Rabu (28/5).

Beberapa persoalan yang timbul saat penyaluran di tahap pertama harus dievaluasi. ”Jangan sampai terulang lagi di tahap ke dua,” ujarnya.

Tak hanya di Pemprov NTB, kejaksaan juga memantau program JPS di seluruh kabupaten kota. Kajati mengingatkan  semua bantuan harus dipastikan lengkap sesuai spesifikasi dan  layak dikonsumsi. ”Kita sudah sarankan kepada penyedia untuk mengganti sembako yang tidak layak konsumsi itu. Semua sudah diganti,” ungkapnya.

Terkait dengan adanya laporan masyarakat tentang dugaan mark up harga dalam pembelian sembako dan masker, perlu didalami lagi. Tidak bisa serta merta langsung di selidiki. ”Perlu klarifikasi terlebih dahulu,” kata dia.

Jaksa belum masuk ke ranah penyelidikan penyaluran JPS tersebut. Karena, proses penyalurannya masih berjalan. ”Kita sudah berikan masukan melalui bidang Datun dan Intel agar proses penyalurannya tepat guna dan tepat sasaran sesuai koridor hukum,” bebernya.

Tetapi, setelah diarahkan dan masih saja bermasalah lalu menimbulkan kerugian negara akan dikoordinasikan dengan Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP). Nantinya pihak APIP yang menyelesaikan proses pengembalian kerugian negaranya.

”Kita lihat saja nanti apakah ada iktikad baik dari oknum itu atau tidak,” jelasnya.

Kalau tidak memiliki iktikad baik, Jaksa akan menindaklanjuti temuan tersebut. ”Kita tindak tegas melalui proses hukum,” tegasnya.

Dia mengingatkan jangan sampai program ini dimanfaatkan oleh oknum atau kelompok tertentu untuk memperkaya diri sendiri. Apalagi memanfaatkan program di saat pandemi Covid-19. ”Kita akan hukum lebih berat mereka,” tegas dia.

Jangan main-main dengan anggaran program JPS. Karena program ini menjadi atensi Presiden. ”Pengawalan terhadap penyaluran JPS ini sudah menjadi atensi pimpinan. Harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai pemerintah rugi. Kalau pemerintah rugi rakyat juga ikut rugi,” tutupnya. (arl/r2)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.
Enable Notifications    Ok No thanks