alexametrics
Jumat, 10 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020

Polemik Sekdes Sukamulia Lotim, PTTUN Surabaya Batalkan Putusan PTUN Mataram

MATARAM-Kisruh pengangkatan Sekretaris Desa (Sekdes) Sukamulia, Lombok Timur (Lotim) berakhir. Itu setelah diperkuat berdasarkan putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Surabaya.

“Putusannya sudah keluar. Putusan PT TUN membatalkan putusan PTUN Mataram,” kata Firzhal Arzhi Jiwantara selaku penasihat hukum penjabat Kades Sukamulia L Rahiman Amri, Senin  (29/6).

Munculnya gugatan itu berawal dari seorang peserta yang mengikuti seleksi menjadi Sekdes bernama Rahmat Junaidi tidak menerima pelantikan Sekdes terpilih, Muliadi. Menurut Rahmat, proses pengangkatan itu tidak sesuai prosedur.

“Sehingga, Rahmat menggugat penjabat Kades Sukamulia ke PTUN. Tujuannya untuk membatalkan SK pengangkatan Sekdes terpilih,” bebernya.

Saat perkara bergulir di PTUN Mataram, gugatan Rahmat Junaidi dimenangkan. Hal itu sesuai putusan PTUN Mataram Nomor: 90/G/2019/PTUN.MTR tertanggal 11 Februari 2020. “Tetapi kami melakukan upaya hukum banding,” jelasnya.

Hasilnya, majelis hakim PT TUN Surabaya yang diketuai HM Arif Nur Du’a memutuskan menerima permohonan banding dari tergugat. “Dalam putusannya juga menyebutkan membatalkan putusan PTUN Mataram,” jelasnya.

Kesimpulannya, pengangkatan Muliadi sebagai Sekdes Sukamulia sah secara hukum. Karena berdasarkan aturan putusan PT TUN yang tertinggi. “Sifat putusan PT TUN adalah final dan mengikat,” ungkapnya.

Firzhal mengatakan, tidak ada lagi upaya hukum. Secara legalitas, Muliadi resmi menjadi Sekdes Sukamulia. “Alhamdulillah dengan putusan ini, pemerintahan desa Sukamulia dapat bekerja dengan tenang,” ujarnya.

Penjabat Kades Sukamulia L Rahiman Amri mengatakan, sebelumnya perangkat pemerintahan desa tidak bisa bekerja maksimal. Karena dihantui persoalan perkara tersebut. “Sekarang sudah ada kepastian hukum dari PT TUN Surabaya. Apa yang menjadi pekerjaan tertunda, akan segera kita selesaikan,” ucapnya. (arl/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Polres KSB Launching Transportasi Sehat

Polres Sumbawa Barat punya terobosan lain dalam mensukseskan Lomba Kampung Sehat

Kampus Belum Boleh Buka, Mahasiswa Belajar dari Rumah

Kemenag tidak tergesa-gesa mengizinkan perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) membuka kuliah tatap muka. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag Arskal Salim mengatakan kuliah tatap muka baru diizinkan saat semester genap tahun akademik 2020-2021 nanti.

Pecah Rekor, Sehari Penularan Korona Capai 2.567 Kasus

KASUS positif infeksi Covid-19 lagi-lagi mencetak rekor terbaru dengan pernambahan 2.567 orang pada periode 8 hingga 9 Juli 2020. Jumlah ini lebih dari 2 kali lipat rata-rata pertumbuhan kasus seribu orang per hari dalam dua minggu terakhir.

Akurasi Alat Rapid Test Buatan NTB Mampu Saingi Produk Impor

Indonesia akhirnya resmi melaunching alat rapid test inovasi dalam negeri. Diberi nama RI-GHA Covid-19, alat ini diklaim memiliki akurasi nyaris sempurna.

Menyoal Pengetahuan dalam Penanganan Covid-19 Menghadapi New Normal

KASUS covid-19 sudah lebih dari empat bulan berjalan sejak kasus pertama, tanda-tanda penurunan belum juga terlihat. Prediksi para ahli terancam gagal, usaha-usaha pemerintah melalui program stimulus ekonomi dan bantuan sosial lainnya belum mampu mengatasi dampak ekonomi dan sosial covid-19.

Cegah Korona, Pasar Burung Cakranegara Kekurangan Tempat Cuci Tangan

   Kalau protokol kesehatan sudah diberlakukan di hotel, restoran, pusat pertokoan dan perkantoran, tidak demikian dengan di pasar. Penerapan protokol kesehatan di pasar diakui Lurah Cakranegara Barat I Wayan Swira masih kedodoran

Paling Sering Dibaca

Jika Masih Tak Patuh, Seluruh Pasar di Mataram Bakal Ditutup Paksa

akil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah mengancam akan menutup pasar yang mengabaikan protokol kesehatan. Ancaman tersebut disampaikan Wagub saat menggelar inspeksi mendadak di Pasar Mandalika, kemarin (8/7). Dia mendapati langsung banyak pedagang dan pembeli tidak mengenakan masker.

Zona Merah Korona, Wagub NTB : Mana Pol PP Mataram, Kenapa Sembunyi?

Pemkot Mataram dinilai lemah dalam merespon dan menangani Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun begitu geregetan. Meski zona merah dengan kasus positif dan kematian tiap hari, penerapan protokol kesehatan di ibu kota justru sangat longgar. Tak lagi ada pengawasan macam sedang tidak terjadi apa-apa.

Istri Model Suami Youtuber, Bantah Cari Sensasi “Mahar Sandal Jepit”

Pernikahan dengan mahar sandal jepit Iwan Firman Wahyudi dan Helmi Susanti bukan bermaksud mencari  sensasi di media sosial. Menurut mereka ikatan mereka tulus beralas kasih sayang.

Pilbup Loteng, Lale Prayatni Mulai Goyang Posisi Pathul Bahri

Lobi politik tersaji di DPP Partai Gerindra. Dari informasi yang dihimpun Lombok Post, diam-diam SK Gerindra dibidik Prayatni melalui ‘lorong’ Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Turun dari Rinjani, Warga Lombok Tengah Tewas Jatuh ke Jurang

Pendakian di Gunung Rinjani kembali memakan korban jiwa. Sahli, 36 tahun, warga Desa Tampak Siring, Lombok Tengah meninggal setelah terjatuh ke jurang di kawasan Gunung Rinjani, Senin (6/7).
Enable Notifications.    Ok No thanks