alexametrics
Jumat, 10 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020

Wajah Terekam CCTV, Pencuri Motor di Sandik Gunungsari Tertangkap

GIRI MENANG-Tim Puma Polres Lombok Barat (Lobar) berhasil membekuk satu pelaku pencurian sepeda motor di Desa Sandik, Batulayar. Pelaku ditangkap setelah aksinya terekam kamera pengintai atau CCTV.

“Korban seorang mahasiswa. Ia kehilangan sepeda motornya di Dusun Perempung, Desa Sandik, Batulayar, Selasa (23/6) lalu,” jelas Kasat Reskrim Polres Lobar AKP Dhafid Shiddiq, Senin (29/6).

Tersangka berinisial AS, laki-laki 29 tahun diketahui berasal dari Kelurahan Sayang-sayang, Kota Mataram. Ia ditangkap tanpa perlawanan, Minggu (28/6). Sayangnya, satu pelaku lainnya dan penadah masih buron. Mereka berinisial JH alias ET dan L.

“Modus operasinya pelaku pura-pura belanja di retail modern. Satu pelaku masuk dan satu mengambil sepeda motor korban jenis Honda Beat, dengan mempergunakan kunci letter T,” beber Kasatreskrim.

Setelah berhasil merusak kunci kontak sepeda motor, pelaku kemudian membawa kabur kendaraan tersebut. Kendaraan itu selanjutnya di jual ke Sekotong seharga Rp 1,7 juta.

Setelah menerima laporan tersebut, berbekal rekaman CCTV, Tim Puma Polres Lombok Barat langsung bergerak. Dipimpin Ipda Irvan, tim melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku.

“Pelaku yang sudah teridentifikasi di sekitar Sayang-Sayang sedang ada di rumahnya,” timpal Kasubbag Humas Polres Lobar.

Tim Puma langsung melakukan penggerebekan di rumah terduga pelaku dan berhasil menangkap AS. Pelaku mengakui perbuatannya mengambil sepeda motor di Sandik. Ia juga mengaku tidak sendirian saat beraksi. Melainkan bersama temannya.

Berdasarkan pengakuan AS, tim gabungan Opsnal Reskrim Polres Lobar bergerak mencari pelaku JH di rumahnya di kawasan Cakranegara. Namun JH berhasilmelarikan diri. Selanjutnya tim bergerak ke Sekotong untuk menangkap L. Namun ia juga berhasil melarikan diri.

Adapun barang Bukti yang berhasil diamankan diantaranya satu buah HP, serta satu unit sepeda motor Honda Scoopy yang digunakan oleh pelaku. Polisi juga mengamankan uang sebanyak Rp 200 ribu sisa uang hasil penjualan sepeda motor curian itu.

Atas perbutannya, pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (ton/r3/r8)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dorong Kampung Sehat, Polda NTB Gelar Panen Raya di Kembang Kuning

Polda NTB menggelar panen raya di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, kemarin (9/7). Panen raya ini bagian dari program Kampung Sehat yang dinisiasi Polda NTB yang salah satu tujuannya mewujudkan ketahanan pangan NTB di tengah pandemi Covid-19.

Polres KSB Launching Transportasi Sehat

Polres Sumbawa Barat punya terobosan lain dalam mensukseskan Lomba Kampung Sehat

Kampus Belum Boleh Buka, Mahasiswa Belajar dari Rumah

Kemenag tidak tergesa-gesa mengizinkan perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) membuka kuliah tatap muka. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag Arskal Salim mengatakan kuliah tatap muka baru diizinkan saat semester genap tahun akademik 2020-2021 nanti.

Pecah Rekor, Sehari Penularan Korona Capai 2.567 Kasus

KASUS positif infeksi Covid-19 lagi-lagi mencetak rekor terbaru dengan pernambahan 2.567 orang pada periode 8 hingga 9 Juli 2020. Jumlah ini lebih dari 2 kali lipat rata-rata pertumbuhan kasus seribu orang per hari dalam dua minggu terakhir.

Akurasi Alat Rapid Test Buatan NTB Mampu Saingi Produk Impor

Indonesia akhirnya resmi melaunching alat rapid test inovasi dalam negeri. Diberi nama RI-GHA Covid-19, alat ini diklaim memiliki akurasi nyaris sempurna.

Menyoal Pengetahuan dalam Penanganan Covid-19 Menghadapi New Normal

KASUS covid-19 sudah lebih dari empat bulan berjalan sejak kasus pertama, tanda-tanda penurunan belum juga terlihat. Prediksi para ahli terancam gagal, usaha-usaha pemerintah melalui program stimulus ekonomi dan bantuan sosial lainnya belum mampu mengatasi dampak ekonomi dan sosial covid-19.

Paling Sering Dibaca

Jika Masih Tak Patuh, Seluruh Pasar di Mataram Bakal Ditutup Paksa

akil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah mengancam akan menutup pasar yang mengabaikan protokol kesehatan. Ancaman tersebut disampaikan Wagub saat menggelar inspeksi mendadak di Pasar Mandalika, kemarin (8/7). Dia mendapati langsung banyak pedagang dan pembeli tidak mengenakan masker.

Zona Merah Korona, Wagub NTB : Mana Pol PP Mataram, Kenapa Sembunyi?

Pemkot Mataram dinilai lemah dalam merespon dan menangani Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun begitu geregetan. Meski zona merah dengan kasus positif dan kematian tiap hari, penerapan protokol kesehatan di ibu kota justru sangat longgar. Tak lagi ada pengawasan macam sedang tidak terjadi apa-apa.

Istri Model Suami Youtuber, Bantah Cari Sensasi “Mahar Sandal Jepit”

Pernikahan dengan mahar sandal jepit Iwan Firman Wahyudi dan Helmi Susanti bukan bermaksud mencari  sensasi di media sosial. Menurut mereka ikatan mereka tulus beralas kasih sayang.

Pilbup Loteng, Lale Prayatni Mulai Goyang Posisi Pathul Bahri

Lobi politik tersaji di DPP Partai Gerindra. Dari informasi yang dihimpun Lombok Post, diam-diam SK Gerindra dibidik Prayatni melalui ‘lorong’ Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Turun dari Rinjani, Warga Lombok Tengah Tewas Jatuh ke Jurang

Pendakian di Gunung Rinjani kembali memakan korban jiwa. Sahli, 36 tahun, warga Desa Tampak Siring, Lombok Tengah meninggal setelah terjatuh ke jurang di kawasan Gunung Rinjani, Senin (6/7).
Enable Notifications.    Ok No thanks