Selasa, 31 Januari 2023
Selasa, 31 Januari 2023

Polda NTB Tahan Ketua LSM Tersangka Penyebar Video Asusila

MATARAM-Ketua LSM berinisial LWH, tersangka penyebar video asusila ditahan. Dia ditahan di ruang tahanan Dittahti Polda NTB usai diperiksa penyidik Ditreskrimsus.

“Penahanannya dilakukan untuk 20 hari ke depan,” kata Kabid Humas Polda NTB Kombespol Artanto, Selasa (29/11).

Dijelaskan, penyidik Ditresrkimsus Polda NTB menahan LWH berdasarkan Pasal 21 ayat (1) Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Tujuannya mencegah tersangka melarikan diri, menghilangkan barang bukti, dan mengulangi perbuatannya.

Menurut Artanto, berdasarkan bukti-bukti yang dikumpulkan penyidik, syarat formil maupun materiil dalam pasal yang disangkakan sudah cukup kuat. Sehingga penyidik melakukan penahanan. “Saat ini tinggal melengkapi berkas penyidikan saja,” ujarnya.

LWH ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 27 ayat (1) juncto Pasal 45 ayat (1) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Ancaman hukumannya enam tahun penjara serta denda Rp 1 miliar.

Baca Juga :  Pelaku Pembunuhan di Karang Pule Segera Disidang

Dia disangkakan atas perbuatannya menyebarkan video asusila. Awalnya video yang disebar LWH diketahui melalui grup WhatsApp “Lombok Tengah Maju”.

Dalam video itu diduga LWH tersebut sedang bernyanyi bersama seorang perempuan yang mengenakan tank top berwarna pink. Tangannya terlihat meraba bagian intim perempuan yang disebut-sebut sebagai partner song (PS) tersebut.

Si PS asyik menyanyikan lagu “Memandangmu” yang dipopulerkan penyanyi Ikke Nurjanah. Pada video berdurasi 15 detik itu tidak terlihat jelas wajah LWH.

“Bukti sudah dikumpulkan. Tinggal penyempurnaan berkas saja,” imbuh Artanto.

Setelah berkas penyidikan dianggap rampung, baru akan diserahkan ke jaksa guna dilakukan penelitian. “Segera akan dilakukan tahap satu (pelimpahan berkas penyidikan ke jaksa peneliti),” pungkasnya. (arl/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications OK No thanks