alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Gerai Koppi Kini Hadir di Mataram, Sudah Coba Belum?

MATARAM-Satu lagi bisnis waralaba coffee shop hadir meramaikan pasar kuliner Mataram. Kafe yang menjual minuman kopi kekinian merek “Koppi” ini resmi dibuka Kamis (27/2) lalu, berlokasi di Hotel Lombok Raya, Mataram.

“Saya rencananya akan membuka outlet lain di Mataram. Tergantung respons pasar,” kata Owner Koppi Lombok Ang Kim Chai kepada Lombok Post.

Kim mengatakan, pemilihan lokasi outlet perdananya disesuaikan dengan produk yang ada di Koppi. Selain menawarkan kopi kekinian, Koppi juga tetap menyediakan kopi asli bagi para pecintanya. Seperti jenis americano, cappucino dan latte.

“Ini yang membedakan kafe kami dengan yang lain, karena kebanyakan di tempat lain hanya menjual kopi susu,” sebutnya.

Harga yang dibandrol untuk minuman Koppi dipastikan Kim, sapaannya, sangat bersahabat. Harga dibuka mulai Rp 18 ribuan. Varian minuman yang dijual pun beragam sehingga bisa dinikmati pecinta kopi ataupun non kopi.

“Segmen pasar coffee shop kami bisa ke remaja yang memang tidak terlalu menyukai kopi maupun para pecinta kopi yang sudah expert,” ujarnya.

Kim optimis kafenya akan mendapat tempat di masyarakat. Lokasi outlet di hotel berbintang yang berada di jantung kota membuat siapapun mudah untuk mengaksesnya.

Kemasan Koppi terutama untuk minuman dingin juga tergolong eksklusif. Wadah untuk pembelian sistem take away bahkan bisa digunakan kembali untuk beberapa kali oleh pembeli.

“Kami mendukung program pemerintah zero waste,” ucapnya.

Kafe ini dibuka mulai pukul 07.00-22.00 Wita setiap hari. Kim berharap melalui bisnis ini bisa ikut mendukung perekonomian daerah dan menyerap banyak tenaga kerja lokal.

“Semua karyawan kami berasal dari Mataram,” tandasnya.

Project Manager PT Kopi Petani Indonesia (Koppi) Dessy Widia Nurshelina Pupita mengatakan, kopi yang digunakan berasal dari dalam negeri. Selama masa promosi, konsumen bisa menikmati program pay 1 for 2 yakni beli satu untuk mendapatkan gratis satu minuman lain dengan ketentuan tertentu.

“Kami juga punya aplikasi di Play Store untuk pemesanan dan sebagainya,” jelasnya.

Dalam aplikasi tersebut ada sistem pick up dan order. Untuk sistem pick up, konsumen bisa mengatur waktu untuk pengambilannya sehingga tidak perlu antre.

“Kami juga menyediakan layanan delivery bekerja sama dengan Grab Express,” ujarnya. (ida/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Kantongi Persetujuan Mendagri, Pjs Bupati Boleh Lakukan Mutasi

”Bisa (rombak) tetapi ada kendali di situ yakni rekom KASN. Pejabat definitif saja harus ada rekom KASN,” katanya.

Akhir September, Tren Konsumsi BBM dan LPG di NTB Meningkat

”Jumlah ini meningkat dibandingkan Bulan Mei 2020, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah,” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji, Jumat (25/9/2020) lalu.

LEM Hadirkan Baby Crab dan Gelar Plants Exhibition

Kami terus menghadirkan apa pun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Terpenting bisa menghibur mereka selama masa pandemi ini,” imbuh Eva.

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

Simulasi Pembukaan Sekolah di NTB, Kerumunan Siswa Masih Terjadi

”Kalau di dalam lingkungan sekolah, semuanya tertib, tetapi pada saat pulang, masih ada kita temukan (kerumunan) meski tidak terlalu banyak ya,” ujarnya.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks