alexametrics
Sabtu, 25 Juni 2022
Sabtu, 25 Juni 2022

Cerita Mardiana, Warga Lombok Timur yang Melahirkan Tiga Bayi Kembar

MELAHIRKAN bayi kembar sudah biasa. Tapi bagaimana jika yang kembar lebih dari dua. Mardiana, warga Desa Setanggor, Kecamatan Sukamulia dilanda perasaan yang bercampur aduk saat mengetahui tiga jabang bayi di kandungannya. Jika abai, ia bisa kehilangan ketiganya. Bahkan nyawanya sendiri.

—-

Di sebuah klinik milik salah satu bidan ternama di Lombok Timur, Mardiana memeriksa kondisi kandungannya. Saat itu, usia bayi dalam kandungannya terhitung dua bulan. Saat diperiksa, bidang itu mengetahui adanya detak jantung bayi.

“Ada dua detakan. Tapi detakan yang ketiga membuat bidan ini bingung. Kami pun disarankan ke dokter spesialis kandungan,” kata Mardiana memulai ceritanya.

Sepulang dari tempat praktik bidan itu, ia tak langsung ke dokter kandungan. Melainkan menunggu waktu yang tepat. Di saat seperti itu, Mardiana baru mengetahui dengan pasti jika bayi dalam kandungannya hanya satu.

Sampai pada suatu hari ia mengalami pendarahan. Saat di bawa ke puskesmas, dokter di sana memastikan jika Mardiana tidak keguguran. Sebab jika keguguran, tubuhnya pasti lemah. Tidak prima seperti kondisinya saat itu.

Baca Juga :  Untuk Hidup Kembali Senggigi Jangan di Anak Tirikan Lagi

“Dari sanalah kami ke praktik dokter spesialis kandungan yang ada di Selong,” tuturnya.

Begitu diperiksa dokter spesialis, barulah terlihat ternyata di dalam kandungannya terdapat tiga jabang bayi. Saat itu usianya masih sangat dini. Sehingga belum dipastikan apakah bayi ini kembar normal atau siam.

“Ada perasaan senang bercampur heran mendengar tiga bayi ini. Di satu sisi, kami cemas. Takut jika mereka kembar dempet,” tutur Efendi Syukri, suami Mardiana.

Efendi yang akrab disapa Fendi menerangkan, ia bisa bernapas lega setelah beberapa minggu setelahnya mengontrol kondisi bayi kembali dan mendapatkan informasi tentang ketiga bayinya yang normal. Beberapa minggu kemudian, ia pun bisa memastikan jika ketiganya adalah bayi perempuan.

Sebelumnya, pasangan Efendi dan Mardiana ini sudah memiliki dua orang putri. Sekarang putri ketiga, keempat, dan kelimanya juga perempuan.  Wajar, jika saat mengabarkan kelahiran ketiga putri kembarnya di media sosial, banyak kerabatnya yang mengira jika yang dimaksud kembar tiga itu adalah kumpulan dari anak pertama, kedua, dan ketiga. Padahal kelahiran yang ketiga ini membuat putrinya bertambah jadi lima.

Baca Juga :  Penjualan Obat Online Berbahaya Kian Marak

Mardiana melahirkan tiga putrinya dalam usia kandungan prematur atau belum cukup bulan. Ketiganya lahir dengan selamat melalui operasi di RSUD Selong pada 5 Februari 2022 lalu. Lahir prematur membuatnya harus mendapat perawatan khusus di ruang neonatus RSUD Selong.

Kini ketiganya sudah melewati fase krisis dan siap tumbuh besar. Banyak pengalaman baru yang dialami kedua orang tuanya. Selain mengurus tiga bayi sekaligus, untuk pertama kalinya juga mereka bingung memberi nama.

“Sebelumnya mudah saja karena satu. Ini bingung karena tiga. Makanya sampai sekarang belum kami tentukan,” jelas Fendi. (fatih/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/