alexametrics
Kamis, 18 Agustus 2022
Kamis, 18 Agustus 2022

15 Tahun TGB Center, Berawal dari Gagasan Regenerasi Kepemimpinan NTB

Di tahun 2007 silam, TGB Center berdiri di Kota Mataram. Tepatnya di Jalan Langko Kecamatan Selaparang. Setelah sekian tahun, TGB Center masih tetap eksis hingga sekarang. Bahkan ketika TGB M Zainul Majdi sudah tidak menjabat sebagai Gubernur NTB.

 

HAMDANI WATHONI, Mataram

 

Meski sudah tidak menjabat sebagai Gubernur NTB, TGB M Zainul Majdi masih menjadi tokoh yang di hormati di NTB. Hal tersebut bisa dilihat dari acara halal bihalal TGB Center yang dilaksanakan di Hotel Golden Palace, Mataram, kemarin (30/5). Beberapa tokoh seperti Rektor UIN Mataram Prof. H Masnun, Prof Hj Atun Wardatun, Dr. Kadri, Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTB Adhar Hakim, Kepala Kanwil Kemenag NTB hingga beberapa tokoh lain hadir dalam acara tersebut.

Ini menjadi penanda bagaimana TGB masih memiliki peranan besar terhadap kemajuan NTB saat ini. Para tokoh yang hadir tidak ingin melupakan begitu saja bagaimana kontribusi TGB membangun NTB. “Beliau sesuai dengan visinya untuk kemaslahatan bersama dan memberikan pesan-pesan kedamaian, maka kami support kehadiran TGB Center bersinergi dengan lembaga lain,” ujar Prof H Masnun kepada Lombok Post.

Nilai universal wasatiyah dan moderat yang selalu dikampanyekan TGB dikatakannya sangat relevan terhadap kondisi masyarakat saat ini. Tidak hanya skala lokal tetapi internasional. “Masyarakat kita butuh sentuhan nilai rohani. Penting bagi kita bersatu membangun peradaban,” ucapnya.

Baca Juga :  Budidaya Madu Trigona di Punia, Khasiat Tinggi Banyak Dicari saat Pandemi

Sementara TGB dalam penyampaiannya mengatakan dirinya mengenang bagaimana TGB Center awal mula berdirinya. Berawal dari dirinya diminta untuk maju menjadi calon Gubernur NTB oleh banyak tokoh.

“Selain dari NW banyak tokoh muda dan tokoh di NTB yang memiliki kesepahaman tentang pembeliaan kepemimpinan,” kenangnya usai menyapa satu per satu tokoh yang hadir dalam acara halal bihalal tersebut.

Namun untuk mewujudkan gagasan pembeliaan kepemimpinan bukanlah persoalan mudah. Karena saat itu politik sudah didominasi oleh politisi veteran. Sementara ia saat itu masih belum memiliki banyak pengalaman di dunia perpolitikan.

Namun dengan banyaknya perjumpaan tokoh lintas politik akhirnya ada titik temu. “Salah satu wadah untuk perjumpaan yang terarah adalah di TGB Center,” tuturnya.

Maka di tahun 2007 tepatnya setahun sebelum Pilkada Gubernur NTB, akhirnya TGB Center resmi didirikan.  Meski di awalnya TGB Center terkait dengan satu hajatan politik, namun dalam perkembangannya TGB Center itu juga menjadi wadah bagi pembicaraan pertukaran gagasan. Tidak hanya bagi politik 2008 tetapi juga pembangunan NTB.

Baca Juga :  Mendadak Viral, Warga Praya Nikahi Perempuan Cantik Maskawin Sandal Jepit

“TGB Center kini menjadi ruang besar bagaimana memajukan kehidupan bersama di NTB sebagai anak bangsa. Mudahan TGB Center ini bisa terus berkiprah ke depan tidak hanya pragmatis politik tetapi berkembang untuk pertukaran gagasan berbagai kelompok, maka jangan dipersempit,” pesan TGB.

Ia mengajak semua pihak dari lembaga apa saja ngobrol silaturahmi, membahas nilai nilai kebaikan agar bisa memberikan kemanfaatan untuk masyarakat di TGB Center. Tidak ada sekat. Karena TGB Center adalah wadah untuk membahas gagasan-gagasan kebaikan.

Bahkan di TGB Center dijelaskannya kerap melaksanakan aksi sosial di daerah selatan Pulau Lombok untuk rutin mensuplai air besih. Sehingga ia berharap TGB Center bisa menjadi rumah bersama. “Walaupun namnya TGB Center tetapi itu jadi tempat kita semua,” ungkapnya tersenyum.

Halal bihalal TGB Center dikatakannya juga menjadi ajang untuk membangun kebersamaan sesuai tuntunan agama. Ia mengajak semua pihak untuk mengambil nilai terbaik dari agama, budaya untuk merukunkan bangsa. Bukan untuk menajamkan polarisasi. (*/r3)

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/