alexametrics
Kamis, 18 Agustus 2022
Kamis, 18 Agustus 2022

Ini Dia Muhammad Felix Manorzi, Crosser Cilik Berprestasi dari Bumi Gora

PEMBALAP motocross atau crosser cilik Muhammad Felix Manorzi berhasil naik podium dalam Grasstrack Motocross Championship di wahana Bali adrenaline. Nama Lombok Tengah pun mulai diperhitungkan.

—-

Kendati berasal dari Lombok Timur (Lotim), namun nama anak berusia 6 tahun ini justru lebih dikenal dari Gumi Tatas Tuhu Trasna. Itu karena Loteng lebih melirik kemampuan dan bakatnya.

Felix -panggilan kesehariannya- mahir dan mumpuni dalam mengendarai motor. Yakni jenis motor trail mini 50 cc.

Kemampuannya itu tidak lepas dari campur tangan koordinator lapangan, sekaligus pendamping Iwan Wahyudi. Pria asal Desa Puyung, Kecamatan Jonggat, Loteng tersebut tidak pernah lelah mengawal anak didiknya, sehingga berprestasi.

Ia menargetkan tidak saja tingkat kabupaten, provinsi atau regional. Melainkan, tingkat nasional bahkan internasional.

Bagi Iwan, tidak ada yang tidak mungkin. Apalagi, Iwan melihat anak dari Irwanto dan Baiq Siska Puspita Sari tersebut, sudah menunjukkan bakat sebagai pembalap motocross profesional.

Baca Juga :  Pemkab Loteng Tetapkan Pembangunan Sirkuit Motocross di Desa Lantan

Terakhir telah menjajal Sirkuit 459 di Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, Loteng. Di tempat itu, Felix meraih juara. Atas prestasinya itulah, ia dibawa ke Denpasar Bali, guna mengikuti grasstrack motocross championship.

“Dilaksanakan selama dua hari dari 28-29 Mei lalu,” ujar Iwan pada Lombok Post.

Keberhasilan anak didiknya itu, secara langsung telah mengharumkan nama Loteng khususnya dan NTB pada umumnya. Apalagi yang mengikuti grasstrack motocross championship tidak saja dari Bali dan NTB, tapi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Jawa Barat. Puluhan pembalap cilik dari berbagai kabupaten/kota di empat provinsi tersebut, berhasil disisihkan Felix.

Kendati juara dua, bagi Iwan hasil itu sangat membanggakan dan mengharukan. Mengingat Felix menjadi beberapa pembalap yang paling kecil. Selebihnya umur di atas 7 tahun.

“Persembahan podium anak kami ini, kami berikan khusus untuk Bupati Loteng HL Pathul Bahri,” paparnya.

Baca Juga :  Kisah Murtede, Warga Loteng yang Nekat Melawan Empat Begal Sekaligus (1)

Karena orang nomor satu di Loteng tersebut, luar biasa memberikan perhatian dan dukungannya. Tidak saja materi, tapi semangat. Sehingga Felix mampu mengatur gas motornya menuju finish. Walau beberapa kali jatuh, namun Felix berusaha bangun dan kembali mengejar ketertinggalan.

“Sekali lagi, kami merasa bersyukur dan berterima kasih pada Bupati Loteng,” sanjung Iwan.

Bagi Iwan, ini sekaligus kritikan untuk dinas terkait di Lotim. Seharusnya mereka lah yang terdepan tanpa diminta bupati atau wakil bupati.

Kini nama Felix dijuluki sebagai Felix459. Angka 459 itu sendiri merupakan nama dari sirkuit di Desa Lantan. Julukan itu diharapkan sebagai penyemangat bagi para pembalap lain di Bumi Gora. Bahwa, jangan pernah patah semangat. Jika berbakat, Loteng siap memberikan pembinaan, pelatihan dan dukungan. (dss/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/