alexametrics
Sabtu, 8 Agustus 2020
Sabtu, 8 Agustus 2020

Mahar Sandal Jepit, Pernikahan Helmi-Yudi Tak Dihadiri Orang Tua Istri

PRAYA—Pernikahan Iwan Firman Wahyudi dan Helmi Susanti menjadi perbincangan di dunia maya. Hal ini menyusul mahar yang diserahkan tak biasa. Hanya sepasang sandal jepit dan segelas air putih.

Kepada Lombok Post Yudi dan Helmi berbagi kisah tentang hari bahagianya itu Sabtu (4/7) di Dusun Sendong Sekeq Desa Beraim, Kecamatan Praya Tengah.

Pernikahan ini digelar di kediaman Yudi usai salat Isya, Jumat (3/7) di kediaman Yudi. Akad dihadiri sekitar 50 orang termasuk petuga  dari kantor urusan agama (KUA) Kementerian Agama (Kemenag) Loteng.

“Sampai tiga kali saya salah (ucap ijab Kabul),” ujar pria kelahiran Dusun Sendong 26 November 1996.

Yudi menepis pemberian mahar “nyeleneh” ini sekadar mencari sensasi. Menurutnya ini semua  murni keinginan istrinya tercinta. Perempuan cantik asal Desa Jurit, Kecamatan Pringgasela Lombok Timur itu, tidak mau melihat suaminya sampai berhutang, gara-gara memenuhi permintaan kedua orang tuanya.

“Orang tua saya minta Rp 40 juta,” ujarnya.

Ia paham dalam kondisi seperti ini tak mungkin bagi sang suami bisa segera mengumpulkan uang seserahan  sebanyak itu. Karena itulah ia meminta sesuatu yang sederhana dan terjangkau saja. Sepasang sandal jepit merek Skyway seharga Rp 10 ribu.

Helmi memandang pernikahan tak semestinya menyusahkan apalagi  menjadi beban dan  menyisakan hutang di hari depan. “Kalau cinta ya cinta saja,” tambahnya.

Sayangnya, sikap Helmi ini ditentang keras kedua orang tuanya, keluarga dan kerabat terdekat lainnya. Saat ijab kabul, ia diwakili pihak ketiga. Bukan bapak kandungnya.

Keluarganya dari Lotim, tidak ada yang datang. Kecuali, keluarga Yudi dan rekan-rekannya. “Ke depan semoga orang tua saya menerima,” harap perempuan yang mengenakan sarung bunga-bunga warna ungu tersebut. (DSS/r5/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Warga Kompak, Desa Kebon Ayu Gerung Pertahankan Zona Bebas Korona

Desa Kebon Ayu menjadi salah satu peserta lomba kampung sehat mewakili Kecamatan Gerung Lombok Barat bersama dua desa lainnya. Desa ini menjadi salah satu desa yang bebas dari wabah virus Covid-19. Apa rahasianya?

Di Kota Bima, Penilaian Kampung Sehat Dimulai dari Kecamatan Raba

LOMBA Kampung Sehat Nurut Tatanan Baru Polda NTB mulai memasuki babak penilaian di Kota Bima. Penilaian dilaksanakan di Kelurahan Rabadompu Barat, Kecamatan Raba, Kota Bima.

Pilbup Sumbawa Barat, Petahana Berpeluang Lawan Kotak Kosong

Partai NasDem memutuskan mengusung HW Musyafirin-Fud Syaifudin di Kabuapten Sumbawa Barat (KSB). “Ke petahana,” kata Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem NTB Multazam, Jumat  (7/8).

Kenaikan Konsumsi dan Ulah Spekulan Sebabkan Elpiji Langka di Mataram

”Beberapa lokasi di sekitar Mataram yang mengeluh kelangkaan elpiji, bisa jadi disebabkan permintaan dan kebutuhan masyarakat setempat meningkat signifikan,” kata Section Head Communication Pertamina MOR V Ahad Rahedi

Pemerataan Mutu Pendidikan, SMA di NTB Rintis Program Sister School

”Jangan sekolah itu merasa maju sendiri, tetapi harus bisa berbagi dan memiliki imbas kepada sekolah lain,” jelas Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Dikbud NTB H Muhammad Fauzan pada Lombok Post

Efek BDR Dikeluhkan Wali Murid, Disdik Kota Mataram Janji Cari Solusi

”Dana bos itu tidak mungkin akan cukup membelikan keperluan kuota internet anak-anak. Kasian nanti sekolahnya tidak bisa bayar listrik, air hingga guru honor,” kata Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

VIDEO : Otopsi Kunci Pengungkapan dugaan Pembunuhan LNS

Polresta Mataram berupaya memecahkan misteri penyebab kematian gadis berinisial LNS. Kuburan perempua yang ditemukan tergantung di salah satu perumahan di Jampung, Mataram ini diotopsi, Senin (3/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks