alexametrics
Minggu, 20 Juni 2021
Minggu, 20 Juni 2021

Hari Pertama Larangan Mudik, Terminal Mandalika Sepi Tiket Dikembalikan

Teminal Tipe A Mandalika tidak seperti hari-hari sebelumnya. Kemarin (6/5) hanya beberapa sopir dan penjual tiket yang meramaikan ruang tunggu pemberangkatan penumpang antar kota dalam provinsi (AKDP).

 

ALI ROJAI, Mataram

 

KONDISI Terminal Tipe A Mandalika terlihat tidak seperti hari-hari sebelumnya. Kemarin (6/5) hanya terlihat para karyawan dari sejumlah PO asyik bercengkrama di ruang tunggu pemberangkatan penumpang AKDP.  Para sopir dan penjual tiket juga memanfaatkan waktu luang untuk main game di handphone android miliknya.

“Sepi sekarang, puncak mudik kemarin (Rabu, Red),” kata Ilyas, seorang  karyawan PO Surya Kencana di Terminal Mandalika, kemarin.

Dia terus menatap selebaran kertas yang dibawanya. Dalam kertas tersebut ada nama-nama penumpang yang akan mudik ke Kabupaten Bima. “Kemarin (Rabu, Red) ada delapan bus Surya Kencana yang berangkat, sekarang hanya tiga bus,” terang pria asal Sila, Kabupaten Bima ini.

Tak hanya PO Surya Kencana yang mengalami lonjakan keberangkatan Rabu (5/5) lalu. Namun hampir semua PO armadanya banyak yang berangkat lantaran warga khawatir pelabuhan akan ditutup pada 6 sampai 17 Mei. Sesuai regulasi Kementerian Perhubungan Nomor 13 Tahun 2021.

“Kalau pelabuhan ditutup, mereka kan tidak bisa mudik,” ucap pria dua anak ini.

Namun, lanjut dia, ada kelonggaran diberikan pemerintah. Yang awalnya pelabuhan ditutup pada 6 Mei, diundur menjadi 8 Mei. “Informasi yang kita dapatkan dari kepala Terminal Mandalika, pelabuhan ditutup 8 Mei. Jadi pemberangkatan terakhir besok (hari ini, Red),” tutur pria 55 tahun ini.

Sejauh ini Ilyas sudah menerima pesanan tiket di atas 8 Mei. Sehingga mau tidak mau pihaknya mengembalikan uang warga tersebut. “Mau gak mau kita kembalikan uangnya, 8 Mei pelabuhan sudah ditutup,” terang dia.

Ilyas terlihat santai. Dalam hatinya dia memikirkan apa yang akan dikerjakan selama pelabuhan ditutup. “Larangan mudik sudah ada suratnya dari pemerintah provinsi,” ucap dia.

Kepala Terminal Mandalika Marthen Tanone menuturkan, pemberangkatan antar kota antar provinsi (AKAP) tidak ada mulai kemarin. Sementara untuk pemberangkatan penumpang AKDP sampai hari ini. Sebab, pelabuhan akan ditutup pada 8 Mei pukul 00.00 Wita.

“Kalau untuk pengiriman logistik tetap ada, penumpang yang tidak dibolehkan,” tutur dia.

Warga yang bisa melakukan perjalanan antar kota antar provinsi atau antar kota dalam  provinsi pada 8 Mei tidak diizinkan. Kecuali keadaan mendesak dan penting. Seperti perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil yang didampingi satu anggota keluarga dan kepentingan persalinan didampingi maksimal dua orang.

Bagi mereka yang dikecualikan wajib memiliki print out surat izin perjalanan tertulis atau surat izin ke luar/masuk (SIKM) sebagai persyaratan melakukan perjalanan. Adapun bagi pegawai instansi pemerintahan atau aparatur sipil negara (ASN), BUMN, anggota TNI/Polri harus melampirkan print out surat izin tertulis dari pejabat setingkat eselon II yang dilengkapi tanda tangan pejabat serta identitas serta pelaku perjalanan.

“Bagi pegawai swasta melampirkan print out surat izin tertulis dari pimpinan perusahaan,” kata dia. (*/r3)

 

 

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks