alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Istri Model Suami Youtuber, Bantah Cari Sensasi “Mahar Sandal Jepit”

Pernikahan dengan mahar sandal jepit Iwan Firman Wahyudi dan Helmi Susanti bukan bermaksud mencari  sensasi di media sosial. Menurut mereka ikatan mereka tulus beralas kasih sayang.

 

——————————–

Mungkin belum banyak yang tahu jika Iwan Firman Wahyudi adalah seorang YouTuber. Akun atau channel  YouTube-nya dia beri nama Yudi Anggata. Dia sudah mempunyai 23 ribu lebih subscriber. Sampai kemarin sudah 555 video yang diupload.

“Saya yakin dan percaya, istri saya kali ini (Helmi Susanti) pembawa rezeki,” harap Yudi, pria asal Dusun Sendong Sekeq Desa Beraim, Kecamatan Praya Tengah Lombok Tengah.

Terbukti, sejak kenalan dan pacaran dengan istrinya, pendapatannya bertambah. Apalagi, sudah menjadi istri.

Sudah tidak terhitung, berapa kali video istrinya di unggah. Sang istri kerap menjadi model video klip lagu-lagu berbahasa Sasak dan  Indonesia.

Kecantikan istrinya, membuat banyak mata yang menyaksikan. Terlebih, dibarengi dengan kemahirannya membuat video.

Alat-alat pembuatan video terbilang lengkap. Kecuali kamera. Yang digunakan kamera telepon genggam saja. Meski subscribernya belum terbilang tinggi ia telah mampu menuai hasil dari flatform berbagi video tersebut. Sekitar Rp 3-4 juta per bulan.

“Setiap pukul 19.00 Wita, video saya ungguh. Jumlahnya dua video per hari,” papar Yudi.

Pekerjaannya ini ditekuninya sejak satu tahun lalu. Istri tercinta mendukung. Yang terpenting, keluarga nomor satu. “Kami ingin, punya anak. Cuma dua orang saja,” kata keduanya sembari tersenyum dan memegang bingkai yang berisikan sepasang sandal jepit.

Sambil meneguk segelas kopi yang disuguhkan istrinya, Yudi menargetkan, ingin mendapatkan pendapatan puluhan juta per bulan dari Youtube. Dengan begitu, dia bisa memperbaiki rumah, membeli aset sekaligus membahagiakan istrinya.

Bagi Yudi, istrinya istimewa. Selain berparas cantik dan manis, istrinya peduli.

“Sebagai orang tuanya, saya berdoa. Semoga istrinya ini, istri seumur hidup. Hanya maut yang memisahkan,” tambah Amaq Saidun, bapak dari Yudi.

Yudi merupakan bungsu dari tiga bersaudara. Secara ekonomi, Yudi terbilang berhasil dibandingkan saudaranya.

Kemampuannya membuat video diperoleh dari SMK Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Alhasanain Desa Beraim. Jurusan yang diambil rekayasa perangkat lunak atau software engineering.

Ditambah pergaulannya dengan rekan-rekan youtuber. Dia memiliki grup youtuber di Loteng. Setiap bulan mereka kumpul-kumpul, berbagi cerita dan ilmu. “Saya juga berdoa yang sama, ini yang terakhir,” sambung Yudi.

Hal yang sama disampaikan perempuan lima bersaudara tersebut. Dia menambahkan, pengalaman suram masa lalu, menjadi pelajaran berharga. “Jangan sampai terulang kembali,” tambah Hel.

Bagi Hel, kunci menjaga keutuhan rumah tangga yaitu, saling mengalah, saling percaya dan saling melengkapi. Kekurangan yang dimiliki suami, kelebihan yang ada pada istri.

Sebaliknya, kekurangan yang dimiliki istri, kelebihan yang ada pada suami. “Kebahagiaan saya kali ini, mengalahkan yang lalu-lalu. Alhamdulillah,” pungkas Hel. (dss/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Partai Berkarya Terbelah, SK Dukungan di NTB Terancam Sia-sia

Goncangan politik hebat terjadi di tengah perburuan Surat Keputusan (SK) partai oleh para Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada). Goncangan itu muncul dari Partai Berkarya. Partai Berkarya versi Muhdi Pr ternyata yang direstui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Gak Pakai Masker, PNS Bakal Didenda Rp 200 Ribu

Aturan wajib menggunakan masker diberlakukan di Kota Bima. Pemerintah Kota (Pemkot) Bima menegaskan sanksi bagi pelanggar akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemrov) NTB.

Tiga Dokter dan Delapan Perawat RSUD Dompu Diisolasi

Sebanyak 11 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Dompu yang sempat kontak dengan HM, pasien positif Covid-19 meninggal dunia menjalani isolasi. Masing-masing tiga dokter dan delapan perawat.

Lamaran Ditolak, Dosen di Bima Tikam Pacar Hingga Tewas

Naas menimpa  Intan Mulyati, 25 tahun warga Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Dia merenggang nyawa ditangan pacarnya sendiri Arif Satriadi, 31 tahun, yang merupakan seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bima, Rabu (5/8).

Kasus Pengadaan ABBM Poltekes Mataram Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2016 segera rampung. “Progres cukup bagus. Sebentar lagi naik penyidikan,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Rabu (5/8).

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Viral Pengunjung “Disko” Pendakian Savana Propok Rinjani Ditutup

Pengelola bukit Savana Propok, Pokdarwis Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba menindaklanjuti video joget para pendaki yang viral di media sosial. “Untuk mengevaluasi hal tersebut, kami akan menutup bukit mulai 8 Agustus,”  kata Ketua Pokdarwis Bebidas Chandra Susanto pada Lombok Post, kemarin (4/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks