alexametrics
Sabtu, 23 Oktober 2021
Sabtu, 23 Oktober 2021

Ini Cara Kodim 1620 Loteng Meningkatkan Imun Prajurit di Tengah Pandemi

Lari Keliling Kota Sejauh 3,4 Kilometer, Dilanjutkan Senam Bebas di Kantor

Satu, dua, tiga, satu, dua, tiga. Aba-aba itu datang dari Bintara Operasi Serma Kabul. Saat itu mereka senam pagi. Aktivitas itu dilaksanakan setiap pekan.

 

Dedi Shopan Shopian, Lombok Tengah

 

Apa yang dilakukan pasukan loreng di Gumi Tatas Tuhu Trasna ini patut ditiru. Sebaiknya, sisipkan waktu untuk berolahraga, guna menjaga imun di tengah pandemi Covid-19.

“Ayo ikuti gerakan saya,” cetus Serma Kabul, Anggota Kodim 1620/Loteng, saat memimpin senam di halaman kodim.

Keringat membasahi aktivitas mereka. Ada yang membuka baju dan ada pula yang tetap melekat memakai seragam loreng, dan pakaian olahraga. Diikuti pula pegawai negeri sipil (PNS) dari unsur kodim. Gerakan yang mereka lakukan menyesuaikan aba-aba. Itu sembari berteriak menyanyikan lagu-lagu kebangsaan dan lagu-lagu TNI.

Aktivitas yang satu itu dilaksanakan secara rutin. Kadang pagi Jumat atau sore Jumat, atau menyesuaikan waktu. Tidak saja digelar para prajurit yang bertugas di kodim. Melainkan, seluruh koramil di 12 kecamatan di Loteng. Sekaligus memberikan contoh kepada warga, agar tetap menjaga kebugaran tubuh.

Bagi Kabul, jika tubuh sehat, maka dipastikan segala macam penyakit tidak bisa tertular. Namun, sehat itu tidak saja tubuh. Tapi rumah dan lingkungan sekitar. Itu dengan cara, membuang sampah pada tempatnya.

“Diri sendiri sehat, maka keluarga di rumah ikut sehat. Jadi, mari kita sama-sama menjaga kesehatan,” serunya.

Selain senam, para pasukan loreng itu juga memanfaatkan waktu untuk berolahraga lari. Dilakukan secara berkelompok. Ada yang memakai sepatu, ada pula yang tidak. Tentu dengan iring-iringan lagu khas TNI.

Di kodim misalnya, ada puluhan anggota yang berlari santai mengelilingi Kota Praya. Panjang rute mencapai 3,4 kilometer. Begitu sampai di markas, mereka bukannya beristirahat. Tapi kembali menggerakkan tubuh, guna senam bebas.

“Selain menjaga stamina tetap sehat. Kegiatan ini juga sekaligus meningkatkan kekuatan fisik sebagai prajurit TNI,” kata Dandim 1620/Loteng Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan, terpisah.

Yang namanya anggota TNI, harus memiliki postur tubuh yang ramping, kuat dan berotot. Itu semua didapatkan lewat olahraga. Apapun itu, yang terpenting olahraga. Bisa saja dilaksanakan di markas, bisa pula di rumah masing-masing. Intinya, setiap minggu ada aktivitas olahraga.

Dalam pelaksanaannya, mereka tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Hanya saja, saat senam atau lari, mereka mau tidak mau harus melepas masker. Sehingga pernafasan tidak terganggu. Begitu selesai, kembali memakai masker. Namun, ada pula yang tetap memakainya. (*/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks