alexametrics
Kamis, 18 Agustus 2022
Kamis, 18 Agustus 2022

Rino Rinaldi, Sosok di Balik Suksesnya Dasan Agung Menjuarai Harum Cup

Nama Rino Rinaldi tidak lepas dari kesuksesan tim Kelurahan Dasan Agung menjuarai Piala Harum Cup beberapa waktu lalu. Setiap tim ini bertanding dia menjadi pemain di luar lapangan dengan memberikan dukungan.

 

ALI ROJAI, Mataram

 

KAMIS (2/6) lalu Kelurahan Dasan Agung mengukir sejarah pada pertandingan sepakbola antar kelurahan di Kota Mataram. Kelurahan yang berada di jantung Kota Mataram mampu menjadi juara setelah mengalahkan Kelurahan Pejarakan Karya pada partai final melalui drama adul penalti.

Euforia kemenangan kelurahan ini tidak hanya dirayakan di lapangan usia meraih trofi. Namun juga disambut meriah masyarakat Kelurahan Dasan Agung. Yel-yel Dasan Agung-Dasan Agung tak henti-hentinya disebutkan masyarakat menyambut kepulangan tim. Bahkan Jalan di Kelurahan Dasan Agung waktu itu sempat macet. Karena pendukung turun ke jalan menyambut tim ini pulang membawa piala.

Rino Rinaldi, Ketua Gala Kelurahan Dasan Agung (Galada) turun mengatur arus lalu lintas waktu itu. Dia meminta para pengguna jalan untuk jalan agar tidak ada kemacetan. “Semua masyarakat Dasan Agung sambut kemenangan tim ini,” kata pria yang juga duduk kursi DPRD Kota Mataram ini.

Nama Rino, sapaan karibnya identik dengan tim sepakbola Kelurahan Dasan Agung. Gimana tidak dari awal hingga final dia tidak pernah absen  memberikan dukungan kepada para pemain. “Di final masyarakat memberikan doa dan dukungan penuh kepada tim,” ucap pria kelahiran 1974 ini.

Baca Juga :  Terlalu Lama Belajar di Rumah Pelajar di Selong Lotim Pilih Menikah

Rino memiliki pengalaman dalam sepakbola. Tidak hanya sebagai pendukung, namun sejak 2017 hingga sekarang dia juga masih tercatat sebagai ketua Galada. Pada piala Harum Cup, dia tidak ikut campur untuk menentukan pemain atau persoalan teknis lainnya. Semua diserahkan kepada pelatih dan manager. “Kita tidak masuk dalam urusan teknis,” jelasnya.

Dia menuturkan, turmanen bertajuk Galada tiap tahun tetap ada. Hanya saja saat Gempa dan pandemi Covid-19 terhenti. Seleksi dilakukan tim Kelurahan Dasan Agung sejak awal puasa lalu. Tiap-tiap pemain di lingkungan dipanggil mengikuti seleksi. Waktu itu tercatat ada 50 pemain mengikuti seleksi dan diambil 20 orang. “Semuanya bagus-bagus, tapi yang kita ambil tidak semuanya,” ujarnya.

Dalam melakukan seleksi, Rino tidak ikut campur. Mutlak seleksi pemain diserahkan ke manager dan pelatih. Tak hanya seleksi, namun para pemain juga membangun kebersamaan. Seperti buka puasa dan liburan bersama. “Jadi kebersamaan bukan hanya pada saat latihan, namun juga di luar,” terangnya.

Baca Juga :  Bagaimana Mengantisipasi Jika Krisis Akibat Dari Pandemik Virus Korona Terjadi

Tim ini menjuarai Harum Cup juga tidak lepas dari dukungan suporter. Tanpa diminta masyarakat datang ke lapangan mendukung anak-anak mereka. “Masyarakat ingin lihat anak dan cucunya bertanding,” jelasnya.

Tak hanya masyarakat, dukungan juga datang dari karang taruna, Forum Silaturahmi Warga Dasan Agung (Forsimda), dan para pemain senior yang ada di berbagai klub lokal. Sebenarnya kata Rino, anak-anak yang hobi sepakbola di Keluarahan Dasan Agung sudah terbentuk. Karena mereka latihan di Lapangan Atletik tiap pekan. “Mereka (tim) ada jadwal latihannya di Lapangan Atletik,” tuturnya.

Dia ingin generasi emas tidak hilang. Kini, mereka yang menjadi juara diidolakan anak-anak dibawahnya. Sehingga secara tidak langsung juga memacu anak-anak yang masih kecil untuk bermain sepakbola.

Rino tidak menampik para pemain tim Kelurahan Dasan Agung yang tampil tidak seperti pemain kelurahan lainnya yang banyak  lahir dari sekolah sepak bola (SSB) ternama. Meski demikian dia meyakini telenta dimiliki anak-anak Dasan Agung mampu menjadi juara. “Buktinya sekarang ini piala Harum Cup kita raih. Dan ini akan kita pertahankan tahun depan,” pungkasnya. (*/r3)

 

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/