alexametrics
Sabtu, 18 September 2021
Sabtu, 18 September 2021

Yang Sedang Viral, Bendung Sejeroq dan Gua Jepang di Gerunung Praya

Sejuk dan Dingin, Pengunjung Akan Merasa seperti di Pengunungan

Warga Kelurahan Gerunung, Kecamatan Praya, Lombok Tengah punya destinasi wisata baru. Namanya Bendung Sejeroq dan dua gua peninggalan zaman Jepang. Berikut ulasannya.

 

Dedi Shopan Shopian, Lombok Tengah

 

Sudah beberapa bulan terakhir ini, nama Bendung Sejerok dan dua gua di Kampung Batu Apit, Kelurahan Gerunung ini mulai dipromosikan. Baik dari mulut ke mulut hingga media sosial. Harapannya, warga di mana pun berada mengetahui keberadaan destinasi wisata yang dimaksud.

Kalau urusan kebersihan, kenyamanan dan keamanan jangan khawatir. Pemerintah kelurahan setiap minggu menggelar gotong royong membersihkan sampah-sampah. Sekaligus menyiagakan badan keamanan kelurahan (BKK). Termasuk menyediakan perlengkapan protokol kesehatan.

Untuk urusan kebersihan tersebut, Bendung Sejerok meraih juara pada lomba kebersihan waduk, aliran sungai, dan bendungan yang digelar Balai Wilayah Sungai (BWS) NTB. Bisa dikatakan Bendung Sejerok bebas dari sampah. Sedangkan, kalau bicara suasana alam, lagi-lagi tidak perlu diragukan lagi.

Suasana di Bendung Sejerok dan dua gua di tempat itu serasa di pengunungan. Masih alami, pohon-pohonnya masih rindang, sejuk dan dingin. Bagi pengunjung yang datang, wajib memperhatikan penerapan prokes.

“Sejak berdirinya Bendung Sejerok, air bersih dan air irigasi pertanian kami tercukupi. Tidak kekurangan,” ujar Lurah Gerunung Lalu Muhammad Hazni pada Lombok Post.

Sedangkan, untuk kebutuhan air bersih, sebagian besar warga Gerunung tidak terlalu banyak bergantung ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Sehingga, kalau air PDAM macet atau mati, warga Gerunung aman-aman saja. Pemerintah dan warga mengelola sumber air bersih sehingga layak di konsumsi. Termasuk untuk kebutuhan yang lain-lain.

Sementara untuk kebutuhan irigasi pertanian, para petani sebelumnya menjalankan pola tanam padi satu kali per tahun. Namun kini bisa dua atau tiga kali tanam padi per tahun. Sisanya palawija.

Kedalaman Bendung Sejerok itu sendiri mencapai 15 meter. Sumber air dari sejumlah aliran sungai yang ada. “Yang menarik dari destinasi wisata Bendung Sejerok ini, ada juga dua gua,” papar Hazni.

Namanya Gua Paok dan Gua Toro. Panjang kedua gua itu mencapai 10 meter. Diperkirakan peninggalan zaman Jepang.

Namun, tidak banyak warga Gerunung yang berani masuk ke dalam gua. Karena dikenal angker. Kecuali harus meminta persetujuan dari penunggu gua. “Sejak saya masih kecil, dua gua itu sudah ada,” pungkas Hazni. (*/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks