Selasa, 31 Januari 2023
Selasa, 31 Januari 2023

Mobil Layanan Perizinan Keliling Pemkot Mataram, Izin Usaha Semakin Mudah

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Mataram memberikan kemudahan perizinan secara cepat dan gratis pada para pelaku usaha atau UMKM. Salah satu caranya adalah dengan meluncurkan mobil pelayanan perizinan keliling yang telah dilaunching kemarin (9/1).

 

HAMDANI WATHONI, Mataram

 

DPMPTSP Kota Mataram kemarin telah meluncurkan satu unit mobil layanan perizinan keliling di Halaman Kantor Wali Kota Mataram. Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana melakukan hand scanning pada layar sentuh yang telah disiapkan sebagai simbolis tanda peluncuran secara resmi mobil pelayanan perizinan ini. Kehadiran mobil layanan perizinan ini sebagai inovasi terbaru DPMPTSP untuk memberikan layanan perizinan yang mudah dan cepat kepada masyarakat.

“Ada tiga layanan yang akan diberikan oleh mobil layanan perizinan keliling ini,” jelas Kepala DPMPTSP Kota Mataram Amiruddin pada Lombok Post.

Layanan perizinan pertama adalah  SIMREK atau sistem informasi manajemen reklame. Ini adalah layanan periznan layanan reklame yang mudah dan terintegrasi. Agar pemasang reklame atau perusahaan reklame tidak report mengurus izin ke kantor pemerintah.

Kedua ada layanan Mutiara Mataram. Ini adalah layanan mudahnya izin usaha layanan di pasar rakyat. “Nanti mobil ini akan disiapkan jadwal menyambangi semua pasar yang ada di Kota Mataram untuk memberi perizinan,” paparnya.

Layanan terakhir adalah layan KISS Merried atau kendaraan izin OSS penerbitan izin usaha. Dimana kendaraan ini akan menyisir sejumlah tempat usaha masyarakat untuk kemudian diterbitkan izinnya. Mulai dari kios atau toko yang belum memiliki izin usaha akan disisir.

Baca Juga :  Lawan Korona, Satu Lingkungan Satu Tenaga Kesehatan di Taman Sari

“Izin usaha seperti NIB atau OSS itu banyak manfaatnya. Ketika membutuhkan modal usaha, ini kan jadi syarat pengajuan pinjama di bank. Kemudian ketika ada program pemerintah, izin ini pasti dicari,” paparnya.

Maka melalui mobil keliling layana perizinan yang dibeli dengan biaya sekitar Rp 500 juta ini, masyarakat Kota Mataram diharapkan beramai-ramai mengurus izin usaha.

H Novian Rosmana selaku Koordinator Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan DPMPTSP Kota Mataram menjelaskan jika mobil ini dihadirkan untuk optimalisasi dan mempermudah layanan perizinan. Khususnya izin usaha bagi masyarakat.

Dijelaskan oleh Haji Opi, sapaan akrabnya, mobil keliling ini akan beroperasi setiap hari Senin dan Selasa setiap minggunya. Mulai pukul 08.00 sampai pukul 12.00 Wita dengan lokasi operasional akan diroling pada pasar-pasar tradisional yang ada di setiap kecamatan di Kota Mataram.

Bahkan setelah launching kemarin, mobil tersebut langsung menuju Pasar Karang Sukun. Di sana dilayani sekitar 30 warga yang langsung mengurus izin usahanya. Besok pagi atau hari ini, mobil yang lengkap dengan petugasnya ini akan standby di Pasar Pagesangan.

Ada 12 jenis izin yang akan di terbitkan melalui layanan mobil keliling ini. Mulai dari Perizinan Berusaha Berisiko Rendah (Nomor Induk Berusaha), Perizinan Berusaha Berisiko Menengah Rendah (Nomor Induk Berusaha dan Sertifikat Standar), Perizinan Berusaha Berisiko Menengah Tinggi (Nomor Induk Berusaha dan Sertifikat Standar Terverifikasi), Perizinan Berusaha Berisiko Tinggi (Nomor Induk Berusaha dan Izin), dan Perizinan Berusaha Untuk Menunjang Kegiatan Usaha (PB-UMKU) terdiri dari Tanda Daftar Gudang (TDG) Selanjutnya Perizinan Berusaha Untuk Menunjang Kegiatan Usaha (PB-UMKU) , Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW), Perizinan Berusaha Untuk Menunjang Kegiatan Usaha (PB-UMKU), Sertifikat Pemenuhan Komitmen Produksi Pangan Olahan Industri Rumah Tangga (SPPIRT), Perizinan Berusaha Untuk Menunjang Kegiatan Usaha (PB-UMKU), Surat Keterangan Penjual Langsung Golongan B-C (SKPL B-C) 9.

Baca Juga :  Lama Tak Sekolah "Merariq Kodeq" di NTB Terus Bertambah

Kemudian ada Surat Izin Penyelenggaraan Reklame (SIPR), Izin Usaha Perparkiran serta Surat Izin Tempat Usaha Minuman Beralkohol (SITU-MB), hingga Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Pemkot Mataram berharap dengan adanya kendaaran ini, pelayanan yang diberikan kepada masyarakat pelaku usaha atau UMKM dapat lebih maksimal dan efektif dibandingan dulu saat masih dengan system manual. “Dulu kita pernah coba dengan sistem manual di tempat-tempat keramaian, misalnya saat Car Free Day, itu bisa 50 ijin kita proses, dengan adanya mobil ini saya harapkan pelayanan yang kita berikan bisa lebih maksimal lagi terutama untuk pengusaha menengah kecil,” tutup Haji Opi. (*/r3)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications OK No thanks