alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Pendapatan Daerah dari Kawasan Wisata Senggigi Terus Menurun

Laporan Khusus : Menata Kembali Pariwisata Senggigi (Bagian II)

Sepinya Senggigi tercermin pula dari pendapatan pajak hotel dan restoran yang dihimpun Badan Pendapatan Daerah Lobar. Grafik pendapatan pajak hotel dan restoran maupun tempat hiburan dikalkulasikan menurun dua tahun terakhir.

“Sejak gempa, pendapatan kita dari Senggigi sangat lesu di semester pertama tahun 2019. Sempat membaik di semester kedua, sekarang diuji lagi oleh korona,” ujar Kepala Bapenda Lobar H Ahmad Saikhu.

Kunjungan wisatawan terus menurun khususnya dari negara yang terjangkit wabah Korona seperti China, Singapura, dan Malaysia.

Dari data Bapenda Lobar, ada beberapa hotel dan restoran dan tempat hiburan yang kini sudah mulai jarang beroperasi bahkan tutup. Kepala Bidang Penagihan Bapenda Lobar Subayyin mengungkapkan, tahun 2017 realisasi pajak hotel di Senggigi mencapai Rp 34,3 miliar. Sementara restoran Rp 21,1 miliar dan pajak hiburan Rp 1,5 miliar.

Namun, di tahun 2018, realisasi pajak hotel merosot sekitar Rp 25,2 miliar. Sementara pajak restoran Rp 14,9 miliar dan pajak hiburan Rp 469 juta. Di tahun 2019 realisasi pajak hotel membaik menjadi Rp 25,5 miliar, pajak restoran Rp 20,3 miliar dan pajak hiburan Rp 422 juta

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lobar H Ahmad Subandi secara terpisah membeberkan, selain ada yang tutup, beberapa hotel rencananya bakal take over. Menyusul kondisi keuangan atau operasional hotel kurang menjanjikan. “Ada sembilan yang bakal take over. Dua di Sekotong tujuh di Senggigi,” jelasnya.

Tujuh hotel yang berencana untuk take over dan telah bersurat ke DPMPTSP Lobar. Hotel ini dari keterangan Subandi akan dijual pemiliknya atau akan dikerjasamakan dengan pihak lain. Sebab, manajemen yang ada saat ini sudah tidak bisa menangani krisis yang ada di hotel. Sebagai dampak sepinya kunjungan wisatawan ke Senggigi pasca gempa tahun 2018 lalu.

“Mereka ingin menjual asetnya atau dipindahkelolakan ke pihak lain,” jelas mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Lobar itu.

Hotel-hotel yang ada di Senggigi dikatakan Subandi saat ini memang tengah menghadapi ujian berat. Khususnya hotel melati dan hotel berbintang skala lokal. Mereka tak mampu mendongkrak kunjungan wisatawan untuk menginap.

Berbeda dengan hotel yang memiliki jaringan seperti Sheraton, Kila Senggigi menurutnya masih bisa bertahan. Meskipun kondisi yang dihadapi juga cukup sulit.(ton/nur/r6)

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belum Terima Bantuan Kuota, Siswa Diminta Lapor ke Sekolah

Bantuan subsidi kuota internet 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi dikucurkan sejak Selasa (22/9). Kuota diberikan bertahap. Bila hingga batas waktu belum menerima, peserta didik dan pendidik dipersilahkan lapor.

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.
Enable Notifications    Ok No thanks