alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Pengusaha Keluhkan Pajak Usaha Wisata di Senggigi Terlalu Tinggi

Laporan Khusus : Menata Kembali Pariwisata Senggigi (Bagian IV)

Untuk maju kembali, rezim pajak daerah di Senggigi juga harus dibenahi. Ketua Asosiasi  Pengusaha Hiburan Senggigi Suhermanto mengungkapkan betapa pajak tersebut kelewat tinggi.

“Biaya perizinan sekarang ini bukan terlalu tinggi lagi. Tapi kami (pelaku wisata) sudah tidak mampu,” katanya.

Dia memberi contoh. Untuk SIUP Minuman Beralkohol atau perizinan tempat hiburan dipaparkannya mencapai Rp 75 juta per tiga tahun. Sementara untuk hotel Rp 50 juta dan restoran Rp 40 juta. Sedangkan pajak pertambahan nilai (PPN) restoran 10 persen dan tempat hiburan 25 persen.

Pajak dan biaya perizinan inilah yang menurut para pelaku wisata di Senggigi sangat memberatkan. “Kami minta untuk restoran biaya perizinannya Rp 5 juta. Tempat hiburan Rp 15 juta sama seperti di tempat lain,” pintanya.

Untuk, restoran, tempat hiburan, atau hotel skala besar menurutnya mungkin wajar jika biaya perizinannya mencapai 50 juta. Tetapi bagaimana hotel yang kelas melati dan transit. Angka itu dinilainya tak tepat lagi. Sehingga, jangan heran, dengan kondisi saat ini, maka bukan tidak mungkin akan banyak pengusaha yang gulung tikar dari Senggigi.

Ia mencontohkan, untuk tempat hiburan, puluhan kafe sudah tutup selama beberapa tahun terakhir. Sebut saja Citra, Kedaton I dan II, Loligo, Surya lama, Belina dan yang lainnya. Dari 27 tempat hiburan yang ada tersisa hanya 17 kafe dan tempat karaoke.

Terkait keluhan persoalan pajak ini, Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid memberi sinyal untuk menyiapkan diskresi pajak bagi para pelaku wisata. Mengingat aturan pajak dan biaya perizinan ini telah dibuat oleh pemerintah sebelum dirinya menjabat.(ton/nur/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks