alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

MATARAM-Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk “Mohan”. Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.

“Ini film drama remaja yang diangkat dari kisah nyata,” ujar Trish beberapa waktu lalu.

Kenapa Mohan? Sutradara film Obituary ini menjelaskan, selama ini publik lebih mengenal H Mohan sebagai sosok pajabat yang formal. Seorang  wakil wali kota  dengan latar birokrat dan politisi. Tapi menurutnya tak banyak yang tahu soal kisahnya di masa remaja.

“Banyak hal tentang H Mohan yang menarik diangkat dan dikisahkan ulang terutama saat ia remaja. Bagaimana ia merantau, kuliah, dan menemukan pujaan hati dan kembali ke Mataram untuk membangun kotanya,” sambungnya.

Proses pengambilan gambar Film Mohan di Taman Baru, Mataram beberapa waktu lalu.

H Mohan remaja lulus sekolah menengah di Mataram kemudian merantau ke Jogjakarta untuk melanjutkan kuliah sekitar tahun 1992. Disinilah kisah bermula. Di masa kuliah ini, H Mohan bertemu dengan Kinastri, perempuan manis yang kelak ia sunting sebagai istri.

Pada momen ini Trish menangkap kisah remaja perantauan yang jatuh hati pada teman sekampus. Lengkap dengan konflik khas ala Mahasiswa. “Sisi-sisi ini sangat menarik dan layak untuk dinanti,” tambahnya.

Sementara itu terkait pembuatan film Mohan berdekatan dengan momen politik Pilwali Mataram, Trish memberi  penjelasan. Baginya ada banyak nilai positif yang bisa dijadikan contoh bagi generasi muda di Mataram pada sosok H Mohan. Baik sebagai pemimpin maupun sebagai seorang kepala rumah tangga .

“Secara personal sejak lama saya mengagumi beliau, jadi tak ada urusan film ini dengan politik,” ujarnya.

Pekan lalu film Mohan telah merampungkan casting untuk mencari pemeran utama. Dari puluhan peserta yang terlibat, terpilih tiga remaja Mataram sebagai pemeran utama. Yakni Dzakky Raihan Daffa Purnomo sebagai H Mohan, Shaina Babheer sebagai Hj Kinastri Roliskana dan Lalu Gigih Arsanofa sebagai H Novian Rosmana.

Shaina Babheer yang terpilih sebagai pemeran utama perempuan dalam film ini mengaku bangga bisa terlibat dalam produksi film ini. Menurutnya ada banyak tantangan yang ia dapat terutama dalam mengeksplore sosok Hj Kinastri yang datang dari generasi yang jauh dengan dirinya.

Proses pengambilan gambar Film Mohan di Taman Baru, Mataram beberapa waktu lalu.

“Tapi saya akan berupaya semaksimal mungkin untuk melakukannya,” ujarnya di sela-sela pengambilan gambar untuk poster Mohan di Mataram pekan lalu.

Hal senada juga disampaikan Daffa, baginya memainkan peran H Mohan memiliki tantangan tersendiri. Terlebih H Mohan merupakan tokoh publik yang dikenal luas.

“Tentunya saya bangga sekali bisa berperan sebagai pak Haji Mohan,” tambahnya.

Sementara itu Direktur Warna Advertising Firadz Pariska selaku produser menambahkan, pihaknya mengangkat kisah Mohan sebagai media untuk menginspirasi generasi muda Mataram. Yakni terkait figur H Mohan sebagai pemimpin muda yang tak lelah mengabdi untuk tanah kelahirannya.

“Bayak yang tak tahu bagaimana Bang Haji sewaktu muda, tentu ini akan menjadi tayangan menarik untuk dinanti,” ujarnya. (r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Desa Jurang Jaler, Juaranya Lingkungan Bersih dan Asri

Desa Jurang Jaler, meraih juara satu Lomba Kampung Sehat di Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah. Desa ini memang kaya inovasi. Terutama bagaimana menggerakkan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan asri.

Turunkan Angka Pernikahan Anak, Lobar Apresiasi Program Yes I Do

"Sudah pas Peran NGO melalui Program Yes I Do sangat bagus menekan tingkat pernikahan anak," kata Kepala DP2KBP3A Lobar Ramdan Hariyanto.

Tetap Tumbuh, Sektor Tambang Topang Ekonomi NTB di Masa Pandemi

Sektor pertambangan memang tak lepas dari fondasi ekonomi provinsi NTB. Di triwulan II 2020, sektor pertambangan dan penggalian yang tumbuh sebesar 47,78 persen mampu menahan laju penurunan ekonomi NTB. Pada triwulan II, ekonomi NTB kontraksi 1,4 persen, namun tanpa sektor pertambangan dan penggalian, kontraksi akan lebih dalam lagi hingga mencapai 7,97 persen.  

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)

Nomor 4, Era BARU, Industri 4.0, Menang!

Aqi berkomitmen membuat lompatan besar membawa Kota Mataram lebih maju, nyaman, dan beradab. Ia yakin dengan dukungan semua pihak yang menginginkan ibu kota provinsi NTB bersinar terang. “Sebagai putra Mataram, saya ingin memberikan karya terbaik saya buat tanah kelahiran saya,” katanya dengan suara bertenaga.

UT Mataram Beri Beasiswa KIP-K dan CSR se-NTB

“Penerima beasiswa KIP-K mendapatkan bebas biaya kuliah, buku dan uang saku Rp 700 ribu per bulan yang dibayar di akhir semester,” terang Raden.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks