alexametrics
Jumat, 14 Agustus 2020
Jumat, 14 Agustus 2020

Visi Kandidat (5) : Baihaqi, Kandidat Muda dengan Program Terencana

Baihaqi menjadi kandidat termuda yang memperebutkan kursi orang nomor satu di Kota Mataram. Namun, sejauh ini, programnya terlihat paling terencana. Masuk akal dan kekinian.

———————

NAMA H Baihaqi tiba-tiba muncul. Awalnya, dia dipandang sebelah mata. Dianggap hanya penggembira. Bahkan, banyak orang yang menyangsikan kalau dia serius ingin bertarung di Pilkada Kota Mataram.

Maklum, selain masih muda, namanya juga tak pernah terdengar di dunia politik daerah ini. Jadi wajar kalau dia dipandang sebelah mata.

Namun kini, nama Baihaqi mulai diperhitungkan. Kepiawaiannya menggaet beberapa partai besar, seperti Partai Demokrat dan PAN membuat calon lawannya berpikir ulang. Tidak lagi menganggap remeh calon yang merefresentasikan diri sebagai pemimpin di era milenial.

“SK dukungan dari tiga partai sudah kita terima,” kata pria yang tahun ini berumur 38 tahun tersebut.

Tiga partai yang dimaksud Baihaqi adalah Partai Demokrat (pemilik 4 kursi DPRD Kota Mataram), PAN (3 kursi), dan Partai Berkarya (1 kursi). “Jadi pas 8 kursi. Sesuai syarat dari KPU,” terang bapak dari tiga anak ini.

Tak hanya berhasil meyakinkan partai politik, Baihaqi juga membuat kejutan lain. Yakni menggandeng salah satu politisi senior Baiq Diah Ratu Ganefia (mantan anggota DPD RI Dapil NTB) untuk menjadi wakilnya.

Sebelum sibuk di politik, Baihaqi dikenal sebagai seorang kontraktor. Kiprahnya dalam membangun gedung dan penataan kota sudah tidak diragukan lagi. “Saya datang menawarkan kenyamanan bagi warga Kota Mataram dan siapa saja yang datang ke Mataram,” kata lulusan ITN Malang ini.

Dia menuturkan, Kota Mataram sebagai ibu kota NTB punya tantangan yang lebih besar dalam pembangunan. Wilayah yang terus menyempit seiring pertumbuhan penduduk membuat pemerintah kota harus terus berinovasi.

“Jumlah penduduk yang terus meningkat memerlukan konsep pembangunan yang tepat. Tapi ingat, pembangunan tidak mesti berorientasi pada bangunan. Melainkan harus dipikirkan pembangunan yang berkesinambungan,” tuturnya.

Baihaqi menilai daerah yang mau maju tidak akan malu belajar dari daerah lain. Inovasi daerah lain bisa menjadi motivasi dan inovasi dalam program pembangunan daerah sendiri.

“Pembangunan Kota Mataram butuh sentuhan. Tidak stagnan. Membutuhkan penataan agar warga merasa nyaman,” ungkapnya.

Mestinya, kata Baihaqi, sekarang ini warga kota sudah tidak lagi bicara soal sampah. Tapi, karena pemerintah kurang inovatif, masalah sampah tak kunjung selesai hingga sekarang.

Persoalan sampah di Kota Mataram hanya diselesaikan secara teknis. Seperti sistem jam angkut buang. Padhal, sudah saatnya dilakukan pendekatan dari sisi budaya. “Budaya malu kalau tidak bersih,” ungkapnya.

Selain itu, dia ingin Tempat Pembuangan Sampah (TPS) jangan ditempatkan di tempat tersembunyi. Melainkan harus dibuat di tempat publik. Bila perlu TPS dibuat di depan Kantor Wali Kota, Mal, atau kantor-kantor lainnya. “Kalau di tempat sembunyi bisa saja tidak diangkut,” tuturnya. (*/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belajar Tatap Muka Harus Ada Izin Orang Tua Siswa

TALIWANG- Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) HW. Musyafirin menegaskan belajar tatap muka di sekolah di tengah covid-19 bisa saja digelar. Tetapi syaratnya harus ada izin atau persetujuan orang tua siswa.

Lima Daerah di NTB Alami Kekeringan Parah, Ini Daftarnya

Lima daerah di NTB mengalami kekeringan ekstrem dengan status awas. Yaitu Kabupaten Dompu, Bima, Sumbawa, Sumbawa Barat, dan Lombok Timur. ”Masyarakat  kami imbau mewaspadai dampak dari kekeringan,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat Luhur Tri Uji Prayitno, kemarin (11/8).

Tertular Korona, Satu Anggota DPRD Lombok Timur Diisolasi

SELONG-Salah seorang anggota DPRD Lotim berinisial SM terpapar covid-19. “Ya, ada anggota kami yang dikonfirmasi positif,” kata Wakil Ketua DPRD Lotim H Badran Achsyid membenarkan informasi tersebut saat dihubungi Lombok Post, Selasa (11/8).

Soal Wifi Gratis Dewan Mataram : Pak Sekda Jangan Siap-Siap Saja!

Niat DPRD Kota Mataram untuk memasang wifi gratis di setiap lingkungan segera terealisasi. “Pak Sekda sudah bilang siap. Tapi saya bilang jangan siap-siap saja. Harus segera, karena anak-anak sangat butuh,” terang Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Mataram Nyayu Ernawati.

Lale-Yusuf atau Pathul-Nursiah, Siapa Didukung Golkar di Loteng?

MATARAM-Tampilnya H Yusuf Saleh mendampingi Lale Prayatni atau Lale Sileng membuat dinamika politik di Lombok Tengah (Loteng) semakin dinamis. Tidak hanya untuk peta perebutan kursi Kepala Daerah tetapi untuk arah dukungan partai Golkar.

H Masrun : TGH Saleh Hambali Harus Jadi Pahlawan Nasional

PRAYA-Kiprah dan nama besar ulama NU TGH Saleh Hambali tercatat dalam sejarah. Tokoh ulama karismatik yang berkontribusi nyata dalam membangun pendidikan dan semangat kebangsaan di Lombok, NTB.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.

Berkarya Pecah, Baihaqi-Diyah Terancam

MATARAM-Dualisme kepengurusan di DPP Partai berkarya berimbas ke daerah. terutama bagi Paslon yang sebelumnya menerima SK dukungan dari kepengurusan Berkarya terdahulu. Salah satunya pasangan H Baihaqi-Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi (Baru) di Pilwali Mataram.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.
Enable Notifications.    Ok No thanks