alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Nasib Pedagang di Terminal Mandalika saat Wabah Korona : Penghasilan Nyaris Kosong, Syukur Masih Bisa Makan

Terminal Mandalika tak berbeda jauh dengan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karang Medain. Sama-sama sepi orang yang datang. Semua gara-gara wabah virus Korona.

 

ALI ROJAI, Mataram

 

Bus antar kota antar provinsi (AKAP) itu parkir dengan rapi. Entah sudah berapa lama menunggu penumpang. Tapi hingga siang, satu pun tak ada yang menaikinya.

“Sepi bos. Kita tidak bisa lebaran kalau seperti ini,” keluh salah satu sopir bus pada Koran ini.

Tapi, kondisi ini tak hanya dialami sopir bus. Tampi, hampir semua orang yang mencari nafkah di Terminal Mandalika mengalami hal serupa. Sebab, roda ekonomi seakan berhenti berputar di tempat itu setelah merebaknya virus Korona.

Para PKL di sekitar bus juga mengeluh kondisi sepi di terminal. Bahkan seorang PKL terlihat tidur tanpa mempedulikan dagangannya.

Begitu juga di pertokoan di dalam terminal terlihat sepi. Meski tetap buka, tidak ada satu pun pengunjung yang datang atau sekadar melihat barang-barang yang dijual.

Di Lifa Jaya Colection misalnya. Tidak ada satu pun orang atau pun pengunjung melihat pakaian khas Lombok yang dijajakan. “Sepi sekarang,” kata Lia AInggriani, salah seorang karyawan toko oleh-oleh Lifa Jaya Colection di Terimial Mandalika.

Lia terlihat cukup repot. Selain toko yang dijaganya sepi, anak bungsu yang digendongnya juga cukup rewel. Menangis. “Kita endak bawa anak, endak ada yang jaga di rumah,” kata Lia, sapaan karibnya.

Apa yang dilakoni Lia sekarang hanya untuk bertahan hidup. Di tengah pandemi Covid-19, semua  sepi. Hingga siang ini kata dia, tidak ada satu pun warga yang belanja. “Belum ada penggarus sampai sekarang,” cetusnya.

Dengan kondisi sekarang ini, yang penting ia bisa membeli beras. Masalah kebutuh lainnya dipikirkan belakangan. Apalagi namanya tidak terdaftar dalam penerima bantuan dari pemerintah bagi warga terdampak Korona.

Di saat warga berbondong-bondong mendapat bantuan dari pemerintah akibat dampak dari Korona, ia hanya bisa menonton. Rasa iri tentu ada. Karena di kondisi sekarang ini ia sangat membutuhkan uluran tangan dari pemerintah. “Ingin sekali dapat bantuan,” harap dia.

Bantuan ini tidak didapatkan karena ia jarang di rumah. Dari pagi ia sudah ada di terminal menjaga toko oleh-oleh baju khas Lombok ini. Sore pun kadang-kadang ada di rumah. Sehingga, sebagai warga yang tinggal di BTN Seganteng, ia merasa terpinggirkan.

Kondisi ekonomi juga membuat dirinya harus tetap bekerja. Memiliki suami yang belum ada pekerjaan hingga sekarang membuatnya harus pontang panting bekerja agar dapur bisa menyala. “Yang penting sekarang ada kita makan. Nggak usah muluk-muluk,” ujarnya.

Lia tidak pernah membayangkan kondisi terjadi separah ini. “Semua orang sekarang susah. Kalah-kalah gempa. Dulu pas gempa ada pengunjung. Sekarang benar-benar gak ada orang,” ujarnya.

Ia berharap wabah Korona ini bisa cepat berakhir. Sehingga aktivitas di terminal bisa berjalan seperti semula. “Kita bisa menikmati hasil penjualan dari banyaknya orang yang pergi atau masuk melalui terminal ini,” tandasnya. (*/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kasus Sewa Lahan Desa Sesela, Penyidik Perdalam Keterangan Saksi

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan untuk pembangunan tower tahun 2018 masih dilengkapi. Sejumlah saksi diperiksa maraton untuk melengkapi berkas penyidikan. ”Yang sudah kita periksa baru Ketua RT dan ada juga dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (5/8).

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Sanksi Tak Pakai Masker, Bayar Denda atau Bersihkan Toilet Pasar

Peraturan daerah (Perda) tentang Penanggulangan Penyakit Menular berlaku efektif bulan ini. Denda bagi aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar lebih berat dibandingkan warga biasa.

Pertama Sejak 1998, Ekonomi RI Kembali Minus, Resesi Sudah Dekat

Usai dua dekade berlalu, kini sejarah kelam pertumbuhan ekonomi minus kembali terulang. Badan Pusat Statistik (BPS) kemarin (5/8) melaporkan pertumbuhan ekonomi RI kuartal II 2020 tercatat -5,32 persen.

Kisah Para Korban PHK yang Menolak Menyerah di Desa Sokong

Pandemi Covid-19 membuat banyak warga yang tiba-tiba kehilangan pekerjaan di Desa Sokong. Tapi, mereka menolak menyerah. Hasilnya kini, mereka bukannya mencari pekerjaan. Malah mereka justru mencipta pekerjaan.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks